Minim Bukti, Polisi Sulit Lacak Pelaku Pembunuhan Siswi SMK

Minim Bukti, Polisi Sulit Lacak Pelaku Pembunuhan Siswi SMK
Lokasi pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya (18), siswi SMK yang tewas ditusuk di sebuah gang sempit di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor, Selasa (8/1/2019). ( Foto: Berita Satu / Vento Saudale )
Vento Saudale / AB Jumat, 11 Januari 2019 | 10:57 WIB

Bogor – Kepolisian Resor Kota Bogor Kota masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya siswi SMK Andriana Yubelia Noven Cahya (18). Polisi mengaku masih sulit mengidentifikasi pelaku pembunuhan Noven.

Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser saat ditemui di Kompleks Pemkot Bogor, Kamis (10/1) menuturkan di lokasi kejadian pembunuhan di gang Jalan Riau, Bogor Timur, Kota Bogor, polisi belum menemukan petunjuk signifikan. Kamera pengawas yang saat itu merekam kejadian di lokasi, kualitasnya masih kurang baik, karena jarak kamera dengan pelaku sekitar 100 meter.

Barang bukti pisau yang diamankan pun tidak memberikan petunjuk. Pelaku dianggap cerdik saat membunuh dengan pisau, tetapi tidak tampak sidik jari.

Demikian juga dengan gawai milik korban. Dari jejak digital yang dikumpulkan, mulai dari percakapan hingga galeri foto, tidak satu pun mengarah kepada profil pelaku. Barang pribadi, seperti laptop dan diary, pun sangat minim mendeskripsikan pelaku.

Delapan saksi yang diperiksa polisi mengaku tidak mengenal sosok yang tertangkap kamera pengawas.

Tentang kemungkinan konflik atau perseteruan dengan orang lain, hasil penyelidikan polisi menyebutkan korban merupakan figur yang tertutup. Keluarga dan orangtua korban yang tinggal berjauhan juga tidak bisa dimintai keterangan lebih dalam. Sehari-hari korban berada di Kota Bogor sedangkan keluarganya di Cianjur dan Bandung.

“Kami berharap masyarakat bersabar dan tidak berspekulasi. (Kasus ini) masih dalam penyelidikan dan kami berkomitmen untuk segera menyelesaikannya,” kata Hendri.



Sumber: BeritaSatu.com