Enam Tersangka Pembunuh Remaja Ali Sadikin Ditangkap di Bekasi

Enam Tersangka Pembunuh Remaja Ali Sadikin Ditangkap di Bekasi
Para tersangka pelaku pengeroyokan yang menewaskan remaja Ali Sadikin ditangkap jajaran Reskrim Polsek Bekasi Utara, Polrestro Bekasi Kota, 10 jam usai tawuran di Jembatan Rawa Bambu, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, 10 Februari 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman )
Mikael Niman / HA Selasa, 12 Februari 2019 | 01:18 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Enam pelaku pengeroyokan yang menewaskan Ali Sadikin (17) ditangkap jajaran Reskrim Polsek Bekasi Utara, Polrestro Bekasi Kota. Mereka menganiaya korban hingga tewas di tempat akibat luka bacokan di bagian pinggang dan dua jari tangan kanan hampir terputus.

Menurut Wakil Kepala (Waka) Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, keenam pelaku tersebut adalah SR (16), IN (16), Dion Febriansyah (18), M Ilham (21), Julius Prasetyo (21), dan RN (15). Nama para tersangka yang masih di bawah umur diidentifikasi dengan inisial.

"Para pelaku diamankan di kediamannya masing-masing di wilayah Bekasi Utara, 10 jam setelah beraksi," ujar Eka Mulyana di Mapolrestro Bekasi Kota, Senin (11/2).

Eka menjelaskan, pengungkapan kasus bermula saat kelompok teman korban dan kelompok pelaku mengajak tawuran di Jembatan Rawa Bambu, RT 05/RW 16 Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Minggu (10/2) sekitar pukul 03.00 WIB.

Mereka janjian tawuran dengan menggunakan akun Instagram milik Dion, yang kemudian disampaikan kepada r‎ekan-rekannya.

"Saat Dion menyampaikan ajakan tawuran melalui media sosial, rekan-rekannya sedang nongkrong di pinggir kali di Kampung Buaran, Harapan Mulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. Mereka langsung menerima tantangan tawuran tersebut," tuturnya.

Kemudian, kedua kelompok ini menentukan tempat dan waktunya untuk tawuran. Setelah disepakati, kelompok pelaku yang berjumlah sekitar 15 orang mengendarai tujuh sepeda motor‎ dengan membawa senjata tajam jenis celurit, tongkat golf, dan bambu berangkat ke lokasi yang ditentukan, yakni di Jembatan Rawa Bambu.

Setibanya di lokasi, kelompok korban telah menunggu dan tawuran langsung pecah. Saat kelompok korban mundur karena kalah jumlah dan mendapat serangan dari kelompok pelaku, korban tertinggal dari rekannya dan mulai diserang kelompok pelaku. Tubuh korban sempat ditabrak sepeda motor sebelum akhirnya dibacok serta digebuk dengan tongkat golf oleh para pelaku hingga tewas di lokasi.

Setelah korban tersungkur dan bersimbah darah, kelompok pelaku kabur melarikan diri. Korban yang mengalami luka memar dan luka bacokan di sekujur tubuhnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ananda, Medansatria tetapi tak tertolong.

Anggota Reskrim Polsek Bekasi Utara yang mendapat laporan kasus tersebut, kemudian melakukan penyelidikan dan membekuk para pelaku, 10 jam usai peristiwa.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia Juncto Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ‎ancaman maksimal 12 tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan