Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka Terbakarnya Kapal di Muara Baru

Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka Terbakarnya Kapal di Muara Baru
Polisi melakukan jumpa pers terkait kebakaran 34 unit kapal di dermaga Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Muara Baru Jakarta Utara dengan menetapkan 3 tersangka di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu pagi, 2 Maret 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Sabtu, 2 Maret 2019 | 11:17 WIB

Jakarta Beritasatu.com - Polda Metro Jaya melalui Satuan Polres Pelabuhan Tanjung Priok menetapkan tiga orang tersangka dari kasus terbakarnya 34 kapal nelayan di dermaga Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Muara Baru, Jakarta Utara pada Sabtu (2/3).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya menetapkan tiga orang tersangka atas kasus kebakaran pada Sabtu (23/2) pekan lalu.

"Kapal Artha Mina Jaya merupakan kapal pertama yang menyebabkan kebakaran setelah kita melakukan olah TKP baik dari Puslabfor dan Inafis dengan mengeringkan terlebih dahulu pada bagian dek bawah kapal yang tergenang," ujar Argo, Sabtu (2/3) di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Ia menyebutkan perkiraan kerugian sekitar Rp 23, 4 Miliar dari 20 kapal yang terbakar, sedangkan 20 unit kapal belum dapat di taksir nilai kerugiannya. Sebanyak 33 orang saksi juga sudah diperiksa kepolisian.

"Tiga orang tersangka itu yakni SA (27) sebagai buruh las, WS (35) sebagai mandor bengkel las, dan T (33) sebagai nahkoda atau kapten kapal," tambah Argo Yuwono.

Ia menyebutkan kesalahan tukang las tidak memiliki sertifikasi dan tidak melakukan SOP menggunakan blower agar kondisi tidak panas. Mandor las dan Captain Kapal juga yang seharusnya sudah tahu prosedur pengelasan dianggap lalai membiarkan dan tidak melaksanakan SOP.

"Kita kenakan pasal 188 untuk SA, dan Pasal 55 Junto Pasal 187 dan 188 KUHP untuk WS dan T bersama juga kita amankan barang bukti sebuah trafo, perlengkapan las, kapal dan berbagai berkas dokumen. Api disebabkan tersulut fiber dan elektroda las atau percikan las yang menyebabkan kebakaran," lanjut Argo Yuwono.

Sementara itu di hari yang sama, Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan gelar Pokdarkamtibmas yang diikuti oleh setidaknya 200 peserta. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto menyebutkan seluruh anggota Pokdarkamtibmas agar bisa menjadi pendingin 'Cooling System' & menangkal hoax di tengah hangatnya arus bawah massa jelang Pemilu 17 April.



Sumber: Suara Pembaruan