Warga Bogor Tewas Setelah Tertimpa Tembok Beton

Warga Bogor Tewas Setelah Tertimpa Tembok Beton
Petugas gabungan tengah melakukan evakuasi korban Son Haji yang tertimpa material beton di di Kampung Karikil RT04/06, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu 3 Maret 2019. ( Foto: Ist )
Vento Saudale / FMB Minggu, 3 Maret 2019 | 20:46 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Son Haji (58) warga Kota Bogor tewas setelah tertimpa tembok beton pembatas di Kampung Karikil RT04/06, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (3/3/2019). Polisi menduga pondasi tembok bergeser akibat longsor.

Kapolsek Megemendung, Ajun Komisaris Asep Darajat dalam keterangannya menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00. Saat itu, Son bersama Edi tengah membereskan kayu yang berada dekat saluran air, tidak jauh dari tembok beton pembatas antara sungai dan rumah.

“Waktu kejadian, Son hanya sendiri di lokasi. Sedangkan Edi, tengah pamit untuk salat,” kata Asep Darajat.

Kejadian begitu cepat, sebelum terjadi longsor, terdengar suara gemuruh. Edi yang kaget dengan suara itu lalu mengecek keberadaan Son. Dia pun melihat korban sudah tertindih material longsor yang berupa beton.

“Setelah melihat kejadian itu, saksi melapor kepada polisi dan dilakukan evakuasi. Sayang, nyawa Son tidak tertolong,” kata kapolsek.

Asep pun menduga robohnya beton pembatas disebabkan tanah yang berada di tepi sungai tergerus air dan menyebabkan pondasi tembok bergeser dan tembok runtuh. Guna pemeriksaan, polisi memeriksa beberapa saksi dan jenazah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi.



Sumber: BeritaSatu.com