Penggrebekan Narkoba di Muara Bahari Diwarnai Letusan Senpi

Penggrebekan Narkoba di Muara Bahari Diwarnai Letusan Senpi
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam dalam kericuhan saat penggrebekan narkoba dengan barang bukti narkoba 1 kg sabu oleh aparat keamanan di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, 18 Maret 2019. ( Foto: Istimewa )
Carlos Roy Fajarta / JAS Rabu, 20 Maret 2019 | 08:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wajah kelam dan beringasnya Kampung Muara Bahari di Tanjung Priok sebagai kampung dan sarang bandar, kurir, pengguna, serta jaringan narkoba sepertinya tidak akan pernah hilang dari kota pesisir Jakarta Utara.

Bagaimana tidak, ketika Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Utara bersama personel gabungan hendak melakukan penangkapan terhadap pengedar narkotika sejumlah warga melakukan perlawanan baik dengan senjata tajam maupun senjata api.

Penangkapan sedianya berlangsung pada Senin (18/3/2019) sekitar pukul 18.20 WIB di Kebon Pisang Kampung Muara Bahari, Kelurahan Tanjung Priok terhadap lima orang terduga pengedar narkotika dengan pimpinan kunci serta barang bukti 1 kilogram narkotika jenis sabu.

"Saat para pelaku dan barang bukti hendak dibawa terjadi perlawanan. Warga yang mayoritas anak remaja melakukan perlawanan dengan cara meletuskan tembakan yang diduga menggunakan senjata api dari atas rumah salah satu warga sehingga dari lima orang dan dua di antaranya dapat meloloskan diri," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Aldo Ferdian, Selasa (19/3/2019) malam dalam keterangan tertulisnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budi Herdi Susianto bersama seluruh jajarannya kemudian turun langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan serta mengamankan setidaknya 12 oknum warga yang berada di lokasi dan mengetahui kronologi terjadinya keributan.

Ke-12 orang yang diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh pihak Polres Metro Jakarta Utara yakni: Budi Susanto (38), Asep S (40), Irwan Hardiansyah, Lintang Ismail (28), Mathius Tri Susanto (48), Nanda Dwi Sanfo (22), Tengku Rafli Wijaya Maulana (17), Dede Karudin (15), Sendy Maulan, Aden Amarullah (24), Rahmat Hidayat (21), dan Akmal Detrian (16).

"Sekitar pukul 22.30 WIB Kapolres beserta jajaran meninggalkan lokasi Kampung Muara Bahari dengan situasi aman dan kondusif," tandas Aldo. 



Sumber: Suara Pembaruan