Steve Emmanuel Didakwa Mengedarkan Kokain

Steve Emmanuel Didakwa Mengedarkan Kokain
Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa pesinetron Steve Emmanuel dengan pasal berlapis atas kasus penyelundupan dan pengedaran kokain. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Kamis, 21 Maret 2019 | 19:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa artis sinetron Steve Emmanuel dengan pasal berlapis atas kasus penyelundupan dan pengedaran kokain.

Dalam dakwaannya, jaksa menyatakan Steve Emmanuel melanggar pasal 114 ayat (2) dan Sub 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Kokain termasuk narkotika golongan 1 seperti yang tercantum di dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Di dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I. Terdakwa juga dikenakan pasal 112," kata JPU Renaldi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019).

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Jaswin Damanik menilai dakwaan tidak cermat.

"Tidak cermatnya dalam hal tentang barang buktinya (BB) dan itu bukan BB Steve. Itu bukan dia punya," kata Jaswin.

Jaswin pun keberatan dengan dakwaan JPU. Menurutnya, Steve bukan penyelundup apalagi pengedar kokain, tetapi Steve hanyalah korban dan pemakai.

"Steve itu pemakai (narkoba). Jadi pasal-pasal yang dituduhkan bahwa dia pengedar tidak benar. Seharusnya pasal yang dipakai JPU sebagai pemakai bukan sebagai pengedar," ujar Jaswin.

Steve diketahui membeli kokain dari seorang bernama Diki yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Steve membeli kokain seberat 92,04 gram dengan harga 10 euro atau Rp 150 Juta.

Majelis Hakim memberikan waktu satu minggu kepada tim kuasa hukum Steve Emmanuel untuk menyiapkan berkas eksepsi. Rencananya, sidang Steve Emmanuel akan kembali digelar pada 28 Maret 2019.

Steve Emmanuel dituntut dengan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, serta Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Pasal tersebut menyebutkan bahwa Steve Emmanuel terancam 20 tahun penjara dan maksimum seumur hidup atau hukuman mati.



Sumber: BeritaSatu TV