Merasa Sudah Tua, Ratna Sarumpaet Malu Operasi Wajah

Merasa Sudah Tua, Ratna Sarumpaet Malu Operasi Wajah
Ratna Sarumpaet. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Selasa, 14 Mei 2019 | 12:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggelar sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong alias hoax terdakwa Ratna Sarumpaet, dengan agenda pemeriksaan terdakwa, hari ini, Selasa (14/5/2019). Pada awal persidangan, Ketua Majelis Hakim Joni, menanyakan bagaimana kronologi Ratna pergi menuju ke Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, untuk melakukan operasi wajah.

Ratna mengatakan, kendati sudah beberapa kali melakukan operasi, namun pada operasi terakhir dia merasa malu sehingga membuat cerita bohong kalau hendak pergi ke Bandung.

"Pada awalnya saya berniat operasi plastik sedot lemak. Walaupun saya sudah berapa kali melakukan hal itu, mungkin karena saya melakukan kemarin saya merasa sudah ada umur, mungkin saya malu, dan saya seperti berusaha menutupi. Jadi waktu saya berangkat meninggalkan rumah ke Bina Estetika, saya katakan mau ke Bandung," ujar Ratna, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Ratna menyampaikan, dirinya sudah empat kali melakukan operasi wajah sejak umur 65 tahun.

"Mungkin yang keempat (operasi wajah). Waktu saya umur 65 tahun (pertama kali operasi)," ungkap Ratna.

Ratna menuturkan, selama melakukan operasi wajah dirinya tidak pernah komunikasi dengan keluarga, dan pihak keluarga juga tidak pernah menanyakan perubahan terhadap wajahnya.

Selanjutnya, aktivis senior itu mengaku, orang yang pertama kali dibohonginya adalah karyawannya atas nama Ahmad Rubangi. Ketika itu, Ratna mengirimkan foto wajah lebam bekas operasi ke Rubangi. Lalu, Rubangi bertanya kenapa muka Ratna, dan dijawab habis dianiaya.

"Rubangi yang pertama kali saya bohongi. Karena yang paling mungkin (menyampaikan dianiaya). Kalau bilang jatuh dari tangga tidak mungkin, tertabrak mobil tidak mungkin," kata Ratna.

Selain Rubangi, Ratna mengirimkan foto kepada Rocky Gerung, Fadli Zon, Said Iqbal, dan lainnya. "Kalau ke Fadli Zon, tidak ada keterangan, kecuali not to public," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com