Polisi Selidiki Perempuan Perekam Video Pengancam Jokowi

Polisi Selidiki Perempuan Perekam Video Pengancam Jokowi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Bayu Marhaenjati / CAH Rabu, 15 Mei 2019 | 10:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya terus melakukan pengembangan terkait penangkapan Hermawan Susanto alias HS, tersangka kasus dugaan makar yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo.

Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa perempuan yang merekam video pernyataan Hermawan, saat aksi unjuk rasa, di depan Gedung Bawaslu.

"Masih dalam lidik (perekam video)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (15/5/2019).

Dikatakan Argo, selain mencari pelaku lain, penyidik juga masih menggali motif atau latar belakang tersangka Hermawan menyampaikan ancaman itu.

"Kita mencari pelaku lain. Kemudian, kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, pengacaranya hadir. Kita lagi menggali sejauhmana keterlibatan pelaku dalam melakukan tindak pidananya," ungkap Argo.

Diketahui, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya rekaman video berisi, seorang pria yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo. Pria berjaket warna coklat yang belakangan diketahui bernama Hermawan, itu menyampaikan ancaman ketika mengikuti sebuah aksi unjuk rasa, di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) lalu.

Polisi kemudian, menangkap Hermawan di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (12/5/2019) pagi. Saat ini, penyidik masih memeriksa yang bersangkutan untuk mengungkap motifnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com