Polrestro Bekasi Kota Bekuk Pelaku Curanmor yang Aniaya Korban

Polrestro Bekasi Kota Bekuk Pelaku Curanmor yang Aniaya Korban
Pencurian sepeda motor (curanmor). ( Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko )
Mikael Niman / FMB Senin, 20 Mei 2019 | 19:45 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Jajaran Reskrim Polrestro Bekasi Kota kembali membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terhadap korban MR (18) di sekitar Terminal Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (19/5/2019) dini hari. Ketiga pelaku tersebut adalah SAP (20), S alias Egi (21) dan DP alias Koso (20) berikut dengan senjata tajam diamankan polisi, tak lama usai beraksi menganiaya korban.

"Awalnya, kita menangkap pelaku SAP karena telah menganiaya korban MR," ujar Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, Senin (20/5/2019).

Dia mengatakan pelaku SAP membacok tangan kiri MR menggunakan sebilah celurit. Dari penangkapan SAP, polisi melakukan pengembangan dengan mengamankan pelaku DP dan S di sebuah rumah kosong di daerah Bekasi Barat, Kota Bekasi. Tak hanya itu, polisi juga menyita sepeda motor Honda Beat B 4220 KLA milik MS (18) dan satu unit Honda Vario B 4558 KGH milik RZ (17), rekan MR. "Kedua sepeda motor adalah milik rekannya MR," ujarnya.

Eka mengungkapkan, pengungkapan bermula, saat SAP bersama rekan-rekannya tengah melintas di Kampung Rawa Bebek, Kecamatan Bekasi Barat. Saat itu, kelompok pelaku berpapasan dengan kelompok korban berkendara beriringin dengan 12 sepeda motor. Kelompok pelaku rata-rata membawa senjata tajam celurit.

"Kelompok pelaku khawatir akan diserang kelompok korban sehingga mereka menyerang kelompok korban," katanya.

Kelompok korban saat itu memang hanya melintas saja, tidak ada maksud menyerang kelompok manapun dan tidak memiliki senjata tajam.

Saat diserang, korban MR terjatuh dari motor. Kemudian, pelaku SAP membacok tangan kiri korban sampai terkapar di pinggir jalan. Rekan MR, MS dan RZ panik dan berlarian ke permukiman warga. "MS dan RZ meninggalkan sepeda motornya di lokasi dan diambil oleh kelompok pelaku," katanya.

Usai kejadian itu, para korban kemudian membuat laporan polisi. ‎ "Ketiga korban kemudian melapor ke polisi dan mengamankan pelaku SAP, serta dua rekannya DP dan S," imbuhnya.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman penjara di atas 10 tahun.

"Menurut pengakuan tersangka, baru pertama kali melakukan aksinya," ucapnya.

Anak SMP Bawa Sajam
Jajaran Polrestro Bekasi Kota juga menggelar kasus kepemilikan senjata tajam di wilayah Bekasi Utara. Tiga pelajar SMP di Kampung Kaliabang Nangka RT 02/04, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi ditangkap polisi pada Kamis (16/5/2019) pukul 00.01 WIB.

Mereka diamankan karena membawa berbagai jenis senjata tajam untuk melukai para warga sekitar. Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi mengatakan, para remaja yang ditangkap berinisial AH (16), AN (16) dan FA (15).



Sumber: Suara Pembaruan