Komplotan Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polsek Pondokgede

Komplotan Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polsek Pondokgede
ilustrasi ( Foto: istimewa )
Mikael Niman / JAS Senin, 10 Juni 2019 | 20:25 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Komplotan pembobol rumah kosong dibekuk anggota Reskrim Polsek Pondokgede, Polrestro Bekasi Kota, Minggu (9/6/2019). Kedua pelaku adalah Rizal (20) dan Nikolaus Febrian (21). Polisi juga masih memburu s‎eorang pelaku lainnya, Jopai.

"‎Para pelaku melakukan perbuatannya dengan cara masuk ke rumah korban melalui loteng rumah," ujar Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Senin (10/6/2019).

Pengungkapan kasus ini bermula saat para pelaku membobol toko kelontong di Jalan Cempaka RT 01/RW 02, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Minggu (9/6/2019) dini hari.

Pemilik toko baru menyadari dagangannya dibobol maling pada pagi harinya, kemudian membuat laporan polisi ke Mapolrestro Bekasi Kota. Anggota polisi yang mendapat laporan tersebut, ‎langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil olah TKP didapati, jejak pelaku mengarah kepada tetangga korban. Tak berselang lama, dua pelaku yakni Rizal dan Nikolaus berhasil diamankan. Sedangkan, satu rekannya Jopai masih dalam dalam pencarian polisi.

"Rumah pelaku yang DPO ini (Jopai), bersebelahan dengan toko korban," tuturnya.

Berdasarkan keterangan pelaku di hadapan penyidik, ‎para pelaku membobol toko dengan cara masuk melalui loteng rumah Jopai kemudian berjalan menyusuri loteng hingga tiba di toko sasaran. Pelaku membobol plafon toko.

Setelah turun, pelaku membuka pintu belakang toko korban, setelah pintu terbuka kemudian pelaku mengambil barang-barang dan dipindahkan ke rumah pelaku Jopai secara estafet.

Polisi menyita barang bukti berupa 10 tabung gas elpiji 3 kilogram, satu unit televisi. "Diperkirakan, korban mengalami kerugian Rp 4 juta," imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal‎ 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan