Polrestro Bekasi Kota Bekuk 4 Pelaku Pembakar Korban Hingga Tewas

Polrestro Bekasi Kota Bekuk 4 Pelaku Pembakar Korban Hingga Tewas
‎Empat pelaku penganiayaan dan pembakaran terhadap korban Putra Aditya hingga meninggal, diperlihatkan di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu, 12 Juni 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Kamis, 13 Juni 2019 | 06:23 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - ‎Jajaran Polrestro Bekasi Kota menangkap empat pelaku pengeroyokan dan pembakaran terhadap Putra Aditya (18). Putra sempat mendapat perawatan intensif akibat luka bakar hingga 60 persen. Namun tak lama dirawat, menghembuskan nafas terakhir.

Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, mengatakan pengungkapan kasus bermula saat Putra Aditya be‎rsama tujuh rekannya melakukan konvoi mengendarai tiga sepeda motor di Jalan Raya Kodau, RT 02/RW 03 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 03.30 WIB.

Setibanya‎ di simpang Jalan Raya Kodau, kelompok korban melihat kelompok pelaku yang sedang nongkrong di pinggir jalan. "Salah seorang teman korban saling ejek ke kelompok pelaku, dengan mengacungkan jari tengah‎ dan membuat kelompok pelaku kesal," ujar Eka Mulyana di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (12/6/2019).

Kelompok pelaku yang geram mengejar korban. Korban malah turun dari sepeda motor dan menantang kelompok pelaku untuk berduel. Sedangkan, rekan korban tancap gas meninggalkan korban sendirian.

Terjadilah perkelahian tak seimbang. Korban dikeroyok kelompok pelaku hingga ber‎upaya kabur dengan masuk ke dalam warung sekitar TKP. Satu pelaku, Rizki Syahputra, mengambil bahan bakar minyak (BBM) eceran yang ada di sekitar warung dan menyiramkan ke tubuh korban dan membakarnya.

Korban me‎ngalami luka bakar selama sekitar 30 detik dan berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Kemudian, korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk mendapat perawatan intensif.

Anggota Polsek Jatiasih bersama Satuan Reskrim Polrestro‎ Bekasi Kota yang mendapat laporan itu, langsung memburu para pelaku. Empat pelaku berhasil diamankan yakni Rizki Syahputra (26), Angga Priyanto (22), Nurhamzah Sutarna (24) dan Tegar Gusti (15). Sedangkan, empat rekan pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 KUHP ayat (2) tentang penganiayaan hingga meninggal dunia‎, dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan