Polres Jakut Amankan Mobil Damkar yang Dicuri PNS

Polres Jakut Amankan Mobil Damkar yang Dicuri PNS
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menunjukkan pelaku pencurian mobil pemadam kebakaran di Mapolsek Tanjung Priok, Kamis (13/6/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / WBP Kamis, 13 Juni 2019 | 13:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebuah light fire truck Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta bernomor pelat B 9408 PHA produksi 2014 dengan STNK atas nama Pemprov DKI Jakarta terparkir di halaman Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (13/6/2019) siang.

Truk Hino warna merah tersebut dilarikan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta atas nama Januar Darman (36) yang berdomisili di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat dan berkerja di satuan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat pada Kamis (13/6) pukul 05.30 WIB. "Saat itu korban saksi atas nama Sholahuddin dan Cahyana baru saja mengisi air ke dalam tanki mobil tersebut di Pos Danau Sunter. Saat itu mobil dalam posisi dimatikan dan diparkir di dalam pos," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di mapolsek kepada awak media.

Ketika Sholahuddin sedang pergi ke toilet dan Cahyana sedang masuk ke dalam pos, keduanya tidak mengunci mobil tersebut dengan alasan hendak dibersihkan. Saat Sholahuddin keluar dari toilet, ternyata mobil pemadam kebakaran sudah hilang. "Dia langsung melaporkan kepada komandannya atas nama Herry Prasetyo. Anggota pemadam bersama personel kepolisian kemudian mencari mobil tersebut," tambah Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Mobil light fire truck tersebut akhirnya ditemukan setelah Cahyana mengetahui informasi bahwa mobil berada di Sawah Besar dan sedang dikemudikan pelaku Januar Darman. 

"Pelaku diketahui sudah berada di lokasi sejak pagi hari jam 4 untuk mengincar lokasi tersebut. Saat hendak dihentikan anggota kepolisian di TL Gunung Sahari, yang bersangkutan tidak mengindahkan imbauan petugas dan baru berhenti setelah dipalang," tandas Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

Sementara Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto menyebutkan pihaknya masih menyelidiki motif pelaku. "Dari keterangan, korban bersama pelaku tidak saling mengenal, kita masih telusuri motif pelaku apakah karena ada persoalan dalam dinas atau alasan lainnya," kata Supriyanto.

Saat diinterogasi oleh Kapolres, pelaku mengaku mengambil mobil pemadam kebakaran karena motornya mogok sehingga ia mengambil mobil pemadam kebakaran di pos polisi untuk absen di kantor.



Sumber: Suara Pembaruan