Polres Kepulauan Seribu Ungkap Peredaran 1,7 Kilogram Sabu

Polres Kepulauan Seribu Ungkap Peredaran 1,7 Kilogram Sabu
Polres Kepulauan Seribu menciduk salah satu kurir narkoba yang biasa mendistribusikan barang dari Aceh ke Kepulauan Seribu di Mapolres perwakilan Pulau Seribu di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Selasa (18/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / FER Selasa, 18 Juni 2019 | 16:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aksi kurir narkoba, M Riza (21), yang biasa menyelundupkan narkotika jenis sabu ke sejumlah wisatawan di Kepulauan Seribu berakhir setelah diciduk aparat kepolisian, Senin (3/6/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan, pelaku merupakan warga Aceh yang baru sebulan tinggal mengontrak di Tangerang Selatan (Tangsel) dan akan melakukan transaksi pengiriman barang di sebuah hotel di bilangan Grogol, Jakarta Barat (Jakbar).

"Kita lakukan penggeledahan ke rumah kontrakannya, didapatkan dua plastik klip bening berisi sabu dengan berat brutto 1,05 kilogram, satu bungkus sabu seberat 440 gram di dalam lemari kamar, dan satu plastik klip bening berisi sabu seberat 305 gram," ujar Argo di Mapolres perwakilan Kepulauan Seribu, Selasa (18/6/2019).

Dikatakan Argo, pelaku diiming-imingi uang Rp 10 juta oleh seorang DPO berinisial OJ untuk menerima barang tersebut dan mendistribusikannya kepada sejumlah pemesan barang termasuk di Kepulauan Seribu.

"Pelaku positif menggunakan narkotika sabu dari hasil tes urine. Pelaku kita jerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tambah Argo bersama Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Sandy Hermawan.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI juga menciduk dua orang kurir narkoba yakni AD dan DEP di Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu (16/6/2019) lalu.

Karo Humas dan Protokol BNN, Sulistyo Pudjo, mengatakan, pihaknya mengamankan 1 kg sabu dengan logo bintang serta 3.035 butir pil ekstasi logo Minions dari kedua pelaku yang merupakan pasangan kekasih.

"Pada saat penangkapan pelaku utama kami juga menangkap ditangkap tiga orang laki laki yang mengaku bernama IB, CN dan DOD yang sedang bersembunyi di dalam salah satu kamar pelaku. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti baik di dalam rumah maupun di bagian atap rumah," kata Sulistyo.

Kelima pelaku dikenakan pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 Ayat 1 junto pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Sumber: Suara Pembaruan