234 Anggota Polri Jadi Korban Kerusuhan Massa

234 Anggota Polri Jadi Korban Kerusuhan Massa
Aksi 22 Mei 2019. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Rabu, 19 Juni 2019 | 19:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, mencatat sebanyak 234 anggota Polri menjadi korban kerusuhan massa, di sejumlah wilayah, di Ibu Kota Jakarta, 21-23 Mei 2019. Selain itu, puluhan kendaraan dan belasan bangunan dirusak.

"Ada korban dari polisi dan ada kerugian. Dari polisi ada 234 anggota Polri yang jadi korban," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (19/6/2019).

Dikatakan Argo, sejumlah bangunan di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat mengalami kerusakan. Semisal asrama Petamburan, Pos Pol Petamburan, Pos Sektor Sabang, Pos Lalu Lintas Sarinah, Slipi Jaya, Cut Meutia, dan tiga ruko terbakar di Petamburan.

"Kemudian ada kendaraan, 15 roda dua di asrama Petamburan, kemudian ada 29 roda empat rusak sedang dan rusak parah, ada dua bus Brimob dibakar, dua bus Brimob dirusak, dua truk Brimob dirusak, satu truk Rubicon dinas Brimob dirusak, dan satu Toyota Rush dinas Brimob dirusak. Itu yang di daerah Palmerah. Kemudian, ada juga di pos sektor Sabang ada empat kendaraan polisi yang dibakar," ungkap Argo.

Menurut Argo, polisi menerima sebanyak 21 laporan polisi terkait aksi kerusuhan massa yang mengakibatkan kerusakan bangunan dan korban anggota Polri itu.

"Kita sudah menerima laporan polisi sejumlah 21, di Krimum ada 10, di Krimsus satu, Ditresnarkoba dua, dan Polres Jakbar ada delapan," kata Argo.

Diketahui, polisi menetapkan 447 tersangka terkait kerusuhan massa, di Ibu Kota Jakarta, 21-23 Mei 2019. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus itu.



Sumber: BeritaSatu.com