Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Anak dalam Bak Dihukum Mati

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Anak dalam Bak Dihukum Mati
ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Vento Saudale / CAH Rabu, 3 Juli 2019 | 19:00 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Keluarga almarhum Fira Angella (8) yang ditemukan terbunuh dalam sebuah bak di Desa Cipayunggirang, Kabupaten Bogor meminta polisi segera menangkap pelaku dan diberi hukuman mati. Jenazah Fira dikebumikan Rabu (3/7/2019) siang pascaautopsi di Rumah Sakit Ciawi Selasa malam. Hasil autopsi sendiri baru akan diketahui beberapa hari kemudian.

Isak tangis keluarga mengiringi penguburan Fira yang tidak jauh dari rumahnya. Tidak hanya orang tua, anak-anak seusia Fira pun turut mengikuti prosesi pemakaman hingga ke lokasi tempat pemakaman umum.

Salah satu perwakilan keluarga Yeni Maryani (40) menuturkan, kejadian pembumuhan ini membuat keluarga besar terkejut, terutama nenek Fira, Yayat. Kata dia, selama delapan tahun Fira sangat dekat dengan neneknya karena tinggal bersama.

Pascaditemukan tewas, Yani pun mendesak agar polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku.

"Ini menyangkut jiwa, kamu keluarga besar ingin segera ditangkap dan pelakunya bisa dihukum mati," katanya ditemui usai prosesi pemakaman.

Kata dia, kelurga pun menaruh curiga kepada YA yang mengontrak di rumah nenek Yayat. YA diketahui sudah tinggal mengontrak sekitar dua tahun dan berprofesi sebagai pedagang bubur ayam gerobak.

"Jenazah ditemukan di bak mandi kamarnya dan yang punya kunci hanya dia. Setelah almarhum dilaporkan hilang. Seharinya, dia (YA) juga ikut menghilang. Kami curiga sama dia," kata Yeni.

Sementara, polisi masih terus melakukan penyelidkan. Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky menjelaskan, saat ini polisi terus melakukan dan mengumpulkan bukti-bukti guna mengidentifikasi pelaku.

"Kita sudah mengantongi nama yang diduga sebagai pelaku dan kita sedang kita lakukan pengejaran," singkat Dicky.



Sumber: BeritaSatu.com