Pengamanan Laga Persija Vs Persib Terapkan Pola Ring

Pengamanan Laga Persija Vs Persib Terapkan Pola Ring
Kombes Argo Yuwono. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 9 Juli 2019 | 19:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI Jakarta, telah menyiapakan pengamanan menggunakan pola ring, terkait perhelatan laga big match antara Persija Jakarta versus Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019) besok. Sebanyak 12.954 personel gabungan disiagakan.

"Di dalam pengamanan itu dibagi empat ring. Ada ring 1, ring 2, ring 3 dan ring 4. Ring 1 ada di dalam stadion itu sendiri, dan kemudian ring 2 di sekitar stadion. Ring 3 ada di pintu-pintu masuk GBK, di areanya. Ring 4 adalah di luar Stadion GBK seperti di Semanggi, termasuk juga ring 4. Jadi nanti kita akan melakukan pengamanan di sana," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (9/7/2019).

Dikatakan Argo, belasan ribu personel pengamanan disiagakan untuk melakukan pengaman laga lanjutan Liga 1 itu. "Kita menurunkan sekitar 12.954 personel gabungan dari Polri, TNI, ada dari Dishub, dari Satpol PP, juga dari Dinkes, dan Damkar," ungkap Argo.

Argo menegaskan, hanya suporter The Jakmania yang diperbolehkan menonton di Stadion GBK. Sementara, Viking dan Bobotoh dilarang datang karena dapat berpotensi konflik.

"Kita sudah menyampaikan bahwa untuk penonton Persib dilarang untuk menonton. Jadi untuk besok pertandingan dengan Persija tanpa penonton dari Persib. Jadi kita sudah menyampaikan dan komunikasikan ke sana. Kemudian juga untuk pendukung Persib sebaiknya nonton di rumah masing-masing," katanya.

Menurut Argo, sekitar 62.000 tiket sudah terjual untuk suporter The Jakmania. Polisi akan melakukan pengawalan berkoordinasi dengan koordinator lapangan.

"Buat Jakmania yang akan menonton sepak bola itu harus mengikuti aturan. Jangan membawa senjata tajam, jangan membawa mercon yang bisa meluncur semacam roket. Itu semua tolong dihindari. Kita harus bisa menunjukan jadi tuan rumah yang baik, sehingga nanti masyarakat yang lain juga bisa mencontoh," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com