Polisi Bogor Amankan Curanmor Spesialis Motor Gede

Polisi Bogor Amankan Curanmor Spesialis Motor Gede
Para pelaku pencurian kendaraan motor diamankan di Polsek Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu. 31 Juli 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Vento Saudale / CAH Rabu, 31 Juli 2019 | 15:51 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Lima pelaku pencurian dan penipuan spesialis motor gede (moge) diamankan Polsek Babakan Madang, Polres Bogor. Modus pelaku mencari korban melalui situs jual-beli online.

Kapolsek Babakan Madang, Ajun Komisaris Silfia Rosa mengatakan, penangkapan kelima pelaku yakni IR, KK, FM HT dan IA berawal dari adanya laporan warga Sentul, Babakanmadang yang ditipu saat hendak menjual motornya.

"Kita lakukan pengembangan dan berhasil menangkap lima pelaku di wilayah Garut, Jawa Barat," kata Silfia, kepada wartawan, Rabu (31/7/2019).

Kepada polisi, mereka mengaku sudah beraksi selama 11 kali selama satu tahun. Modus yang dilakukan pelaku yakni mencari calon korban yang menjual motor gede melalui situs jual beli online.

Kemudian, mereka menyewa taksi online untuk bertemu dengan korban. Akan tetapi, pelaku terlebih dahulu meminta kepada sopir tersebut agar mengaku sebagai saudara mereka saat bertransaksi.

"Setelah bertemu, pelaku pura-pura untuk mencoba kendaraan korban dengan jaminan sopir yang disuruh mengaku saudara. Tapi motor itu dibawa kabur dan sopir taksi ditinggal di lokasi," jelas Silfia.

Adapun barang bukti yang berhasil disita polisi dari para pelaku yakni satu unit motor sport Ducati  Monster, satu unit Ninja 250, satu unit Ninja 150, satu unit Xmax 150 dan satu unit mobil Nissan Juke.

"Mereka memang spesialis motor gede, tetapi mobil kadang juga karena harga yang tinggi. Total kerugian para korban sekitar hampir Rp1 miliar," tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Saat ini, mereka masih diperiksa intensif di Unit Reskrim.

"Kita akan terus kembangkan, ada tidaknya tersangka lain dalam kasus ini," tandasnya.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com