Bentrok Kelompok Pemuda, Polres Jakut Ciduk 7 Orang

Bentrok Kelompok Pemuda, Polres Jakut Ciduk 7 Orang
Anggota Reskrim Polres Metro Jakarta Utara menunjukkan dua kelompok pemuda yang terlibat bentrok dan menyebabkan dua orang meninggal dunia, Rabu (7/8/2019) siang. ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / JAS Rabu, 7 Agustus 2019 | 15:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara menciduk tujuh orang dari dua kelompok pemuda yang terlibat dalam bentrokan di Kampung Muara Bahari, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/8/2019) lalu.

"Kami menangkap para pelaku yang terlibat bentrok antara pemuda yang saling melakukan penyerangan. Ada dua kelompok pemuda yakni Solobone dan Jembatan Hitam," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Imam Rifai, Rabu (7/8/2019) di Mapolres.

Ia menyebutkan bentrokan antara dua kelompok pemuda tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dari masing-masing pihak yakni atas nama Dodi dan Sandi.

"Dari tangan pelaku AK, LO, dan AG, kami mengamankan sejumlah barang bukti berupa celurit, sapu lidi, dan palet kayu yang digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia," tutur Imam.

Dikatakannya dari tujuh orang pemuda yang diamankan tiga di antaranya masih berstatus pelajar di bawah umur. Tim Resmob dan Tim Tiger dikatakan Imam akan semakin aktif melakukan operasi tengah malam untuk meminimalisasi tindak kriminalitas maupun tawuran antarpemuda.

"Para pelaku bentrokan dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 dan 3 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara," tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Tihar Marpaung menyebutkan pihaknya masih melakukan penyidikan terkait temuan tengkorak manusia di sebuah lahan kosong di Jalan Yos Sudarso Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (7/8/2019) pagi.

"Sudah empat orang kita periksa terkait penemuan tengkorak tersebut," kata Tihar.



Sumber: Suara Pembaruan