Tertangkap, Umar Kei Mohon Maaf

Tertangkap, Umar Kei Mohon Maaf
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, menyampaikan keterangan pers penangkapan Umar Kei dan kawan-kawan, terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Mapolda Metro Jaya, Kamis 15 Agustus 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / YUD Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika Umar Kei, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, rekan dan masyarakat Indonesia. Dia mengakui tidak akan mengulangi perbuatan dan menerima hukuman yang harus dijalani.

"Saya atas nama diri saya, pada kesempatan yang sudah menjadi bukti, pertama saya mengatakan bersalah kepada seluruh rakyat Indonesia, dan yang kedua permohonan maaf saya kepada semua teman-teman yang ada di luar, aparat penyidik Polri, terutama keluarga besar saya," ujar Umar, ketika dihadirkan dalam jumpa pers, di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kamis (15/8/2019).

Dikatakan Umar, dirinya menerima hukuman dan tidak akan mengulangi perbuatan mengkonsumsi narkotika lagi.

"Hari ini, saya menerima hukuman ini. Saya bersedia. Dan, saya tidak akan lagi mengulang perbuatan tersebut," kata Umar.

Sebelumnya diketahui, polisi menangkap Umar Kei dan tiga rekannya, terkait penyalahgunaan narkotika, di sebuah hotel, di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019) kemarin. Pada saat penangkapan, penyidik menyita lima plastik klip sabu-sabu seberat 2,91 gram, alat hisap sabu-sabu, sepucuk senjata api revolver, enam butir peluru, dan empat handphone.



Sumber: BeritaSatu.com