Penyidik Perbaiki Berkas Nunung dan Suami

Penyidik Perbaiki Berkas Nunung dan Suami
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung, saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 22 Juli 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / YUD Jumat, 16 Agustus 2019 | 17:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, telah memperbaiki berkas perkara tersangka Tri Retno Prayudati alias Nunung serta suaminya July Jan Sambiran terkait kasus penyalahgunaan narkotika, yang sempat dikembalikan Kejaksaan Tinggi untuk dilengkapi atau P19.

"Minggu ini terkait berkas NN, kita menerima pengembalian berkas perkara dari Kejati DKI. Ada beberapa poin yang harus dilengkapi penyidik," ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (16/8/2019).

Dikatakan Calvijn, penyidik langsung memperbaiki atau melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk dari kejaksaaan.

"Pada saat kita terima, kita langsung memberikan. Penyidik langsung mengembalikan ke kejaksaan setelah kami lengkapi. Nanti kita menunggu hasil dari kejaksaan seperti apa. Jadi begitu kita terima dari kejaksaan, kita lengkapi langsung kita serahkan. Dikembalikan 12 Agustus, 13 Agustus kita serahkan kembali," ungkap Calvijn.

Calvijn menyampaikan, berkas perkara yang dikembalikan jaksa dan sudah dilengkapi penyidik adalah berkas Nunung, July Jan dan Hadi Moheriyanto alias Tabu -pengedar-.

"Berkas tersangka IP dan E masih menunggu penelitian dari kejaksaan (apakah dinyatakan lengkap atau perlu diperbaiki). Berkas K dan temannya, minggu depan kita kirim ke jaksa," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, mengembalikan berkas tersangka Nunung serta suaminya July Jan Sambiran ke penyidik Polda Metro Jaya untuk dilengkapi karena masih ada kekurangan syarat formil maupun materil.

Diketahui, polisi menangkap komedian senior Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di kediamannya Jalan Tebet Timur III, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019). Termasuk, pengedarnya bernama Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu.

Penyidik menyita barang bukti diantaranya satu klip sabu seberat 0,63 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, tiga sedotan plastik untuk menggunakan sabu, satu botol plastik, satu sendok, potongan pecahan pipet kaca, satu korek api, dan empat handphone, ketika menggeledah rumah Nunung.

Setelah melakukan pengembangan, polisi kembali menangkap IP dan E yang merupakan jaringan sindikat perederan narkotika. Kedua tersangka ini mengendalikan peredaran dari balik penjara menggunakan handphone. Tersangka IP memesan kepada Zul yang masih DPO, uang pembayarannya ditransfer ke AT (DPO) dan barang diletakkan tersangka K yang berada di luar lapas, di suatu tempat yang sudah dikoordinasikan dengan pemesan (modus tempel).

Penyidik pun sudah menangkap K bersama empat kawannya, di daerah Trenggalek, Jawa Timur. Termasuk, menyita 450 gram sabu-sabu dan ganja kering.



Sumber: BeritaSatu.com