Rio Reifan Pakai Narkoba Sebagai Pelarian

Rio Reifan Pakai Narkoba Sebagai Pelarian
Rio Reifan saat diperlihatkan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polrestro Bekasi Kota, 14 Agustus 2017. ( Foto: BeritaSatu Photo/Mikael Niman )
Bayu Marhaenjati / WBP Sabtu, 17 Agustus 2019 | 15:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com-Tersangka Rio Reifan menggunakan narkotika karena ada suatu masalah, dan sebagai pelarian. Aktor sinetron itu, memakai narkoba sejak tahun 2009 atau 10 tahun yang lalu.

"Yang bersangkutan mengakui bahwa menggunakan narkoba ini karena suatu permasalahan dihadapi dia, dan pelarian permasalahan tersebut," ujar Kasubdit I Ditresnarkoba polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak di Jakarta, Sabtu (18/8/2019).

Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, Rio awalnya menggunakan narkoba pada tahun 2009, dan sebelumnya sudah dua kali ditangkap polisi. "Awal menggunakan di tahun 2009, kemudian 2015 ditangkap dan 2017 ditangkap kembali," ungkap Jean Calvijn Simanjuntak.

Menurut Calvijn, penyidik saat ini sedang mendalami apakah Rio terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. "Sampai saat ini tim masih menyelidiki dan mendalami perbuatan tersangka apakah terlibat dengan jaringan. Kami juga akan melakukan assessment terlebih dahulu ke BNN, nanti kita lihat seperti apa," kata Jean Calvijn Simanjuntak.

Sebelumnya, Rio ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika, di sebuah rumah, di daerah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/8/2019) kemarin. Polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 0,0129 gram, pipet dan lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com