Viral Pemalakan Mobil di Tanah Abang, 4 Preman Dibekuk

Viral Pemalakan Mobil di Tanah Abang, 4 Preman Dibekuk
Ilustrasi aktivitas di sekitar Pasar Tanah Abang. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / FMB Jumat, 6 September 2019 | 14:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rekaman video berisi sekelompok preman melakukan pemalakan terhadap pengemudi mobil, di kawasan Tanah Abang, viral di media sosial. Polisi langsung meresponnya dengan melakukan penangkapan terhadap empat orang dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami amankan empat orang" ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan, kepada Beritasatu.com, Jumat (6/9/2019).

Dikatakan Harry, berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti-bukti, empat orang itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka. "Empat pelaku sudah cukup bukti untuk kami tetapkan sebagai tersangka," ungkap Harry.

Harry menyampaikan, akibat perbuatannya, keempat pelaku terancam dijerat hukuman selama 9 tahun penjara.

"Dikenakan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara," katanya.

Berikut bunyi Pasal 368 Ayat (1) KUHP: “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, untuk memberikan sesuatu barang, yang seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain, atau supaya memberikan utang maupun menghapus piutang, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.”

Sebelumnya diketahui, sebuah rekaman video berdurasi satu menit lewat satu detik, yang menggambarkan sekelompok pemuda memaksa, meminta uang kepada pengemudi kendaraan, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, viral di media sosial.

Beberapa pelaku, terlihat sengaja berdiri di depan mobil sehingga mobil terhalang, dan pelaku lainnya meminta uang dengan paksa melalui kaca pintu depan sebelah kanan kepada pengemudi.



Sumber: BeritaSatu.com