Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan di Lampu Merah Bekasi

Polisi Bekuk Pelaku Pelecehan di Lampu Merah Bekasi
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Mikael Niman / JAS Minggu, 8 September 2019 | 18:57 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Jajaran Polrestro Bekasi Kota membekuk pelaku pelecehan di tempat umum yang sempat viral di media sosial, belum lama ini.

Pelaku Teguh Satria Putra (37) kini menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas perlakuan tak senonoh terhadap korban Hana Nurfiana (23).

Menurut Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, pelaku mengaku hanya ingin menarik perhatian korban sehingga malakukan pembuatan tersebut.

"Di hadapan penyidik, pelaku mengaku hanya iseng saja, untuk menarik perhatian korban," ujar Eka Mulyana, Minggu (8/9/2019).

Dia mengatakan, penyidik masih menggali informasi lebih lanjut perihal kasus pelecehan yang menimpa mahasiswi ini.

"Kami masih mendalami apakah ada kelainan seksual atau tidak, masih didalami namun kasus ini sudah terpenuhi unsur pidana," katanya.

Aksi pelaku sempat viral di media sosial, saat itu pelaku beraksi di lampu merah Revo Town, Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan, Selasa (3/9/2019) sekitar pukul 16.45 WIB.

Korban Hana hendak pulang menuju rumahnya, setibanya di lokasi kejadian, pelaku memepet korban dan sempat mengeluarkan kata-kata tak senonoh kepada korban.

Hanya saja, korban pura-pura tidak mendengar dan mencoba menghindari pelaku. Namun, pelaku tetap membuntuti korban hingga korban mengambil ponsel dan merekam aksi pelaku yang terus mengeluarkan kata-kata tak senonoh.

Pelaku ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan setelah petugas mendapati wajah dan pelat nomor kendaraannya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama selama 2 tahun dan 8 delapan bulan penjara.



Sumber: Suara Pembaruan