Warga Berkelahi Usai Acara Dangdut, 2 Tewas‎

Warga Berkelahi Usai Acara Dangdut, 2 Tewas‎
Anggota Polsek Bekasi Timur dan Polrestro Bekasi Kota memasang garis polisi di lokasi tawuran antarwarga di Kampung Rawa Aren, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur, Minggu (8/9/2019) dini hari. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Minggu, 8 September 2019 | 21:02 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Warga Kampung Rawa Aren, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terlibat tawuran dan saling adu jotos, Minggu (8/9/2019) dini hari tadi.‎ Dua orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Sedangkan, dua orang lainnya mengalami luka bacok dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Kaolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, kedua korban meninggal bernama Arianto Sibarani dan Wawan Sibarani. Kedua korban merupakan kakak beradik yang dikeroyok para pelaku dalam kejadian tersebut. Sedangkan, korban luka bernama ‎Herpiansyah dan Bahri.

"Kedua korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Sentosa, tetapi nyawa tak tertolong," ujar Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Minggu (8/9/2019) sore.

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi bernama Anto (27), peristiwa bermula ketika ‎Arianto Sibarani dan Anto (asal Madura) terlibat cekcok mulut saat acara dangdutan, puncak perayaan HUT ke-74 RI.

"Ada hiburan dangdutan, dan penonton terlibat cekcok setelah acara selesai dan ada sekelompok orang yang menyerang sekitar pukul 02.00 WIB," bebernya.

Polrestro Bekasi Kota masih mendalami kasusnya dengan menggali keterangan para saksi dan menunggu dua korban luka-luka pulih. Meski begitu, kata Indarto, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku pengeroyok kakak beradik yang tewas.

"Identitas para pelaku sudah kami kantongi, saat ini petugas masih dalam pengejaran," katanya.

‎Menurutnya, para pelaku berjumlah belasan orang ketika mengeroyok korban Arianto Sibarani dan Wawan Sibarani serta dua rekannya lainnya, Hepriansyah dan Bahri yang masih dalam perawatan.

Indarto mengatakan, untuk meminimalisasi serangan balasan dari kelompok korban, pihaknya telah menerjunkan petugas dari Polsek Bekasi Timur dan Polrestro Bekasi Kota.

"Kami sudah mengerahkan anggota agar tidak terjadi bentrok lagi," imbuhnya.



Sumber: Suara Pembaruan