Seorang Ibu Penganiaya Anak Tiri Hingga Tewas di Bogor Jadi Tersangka

Seorang Ibu Penganiaya Anak Tiri Hingga Tewas di Bogor Jadi Tersangka
Ilustrasi jenazah. ( Foto: Istimewa )
Vento Saudale / WBP Minggu, 15 September 2019 | 07:41 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Polresta Bogor Kota telah menetapkan seorang ibu bernama Zulfa Naufia (28), menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan anak tirinya hingga meninggal dunia beinisial SU (4) di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kasat Reskrin Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Niko N Adi Putra mengatakan dari hasil auotopsi terhadap jasad korban menunjukan ada bekas penganiayaan sehingga bagian tengkorak belakang retak.

"Dari hasil pemeriksaan ada dugaan tindak pidana, karena korban mengalami trauma benda tumpul mengakibatkan tengkorak bagian belakang retak," kata Niko N Adi Putra mengonfirmasi, Jumat (13/9/2019).

Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sebanyak enam orang saksi termasuk ibu tirinya Zulfia. Dari hasil pemeriksaan, pihaknya akhirnya menetapkan Zulfia sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal.

"Saat ini kita telah menetapkan satu orang tersangka tunggal (Zulfia) yang melakukan perbuatan ini (penganiayaan) terhadap korban," jelas Niko N Adi Putra.

Hingga saat ini, penyidik masih terus menggali keterangan dari tersangka untuk mengetahui motif penganiayaan terhadap anak tirinya tersebut.

"Langkah selanjutnya kita melakukan pemberkasan untuk melengkapi berkas perkara yang kita ajukan. Yang pasti hak-hak terhadap tersangka tetap kita berikan mungkin sampai saat ini perkembangan kasus tersebut," tandas Niko N Adi Putra.

Sebelumnya, seorang balita perempuan berinisial SU (4) dalam keadaan meninggal dunia dibawa oleh ibu tirinya Zulfia bersama tetangganya ke Puskesmas Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu 11 September 2019 lalu.

Petugas Puskesmas yang memeriksa jasad korban mendapati sejumlah luka lebam di bagian tubuhnya. Karena curiga, pihak Puskesmas melapot ke polisi.

Namun, kepada polisi sang ibu tiri sempat berkilah bahwa luka lebam yang dialami korban karena terjatuh dari motor saat menumpang ojek online.



Sumber: BeritaSatu.com