Kris Hatta Diserahkan ke Kejari Jakarta Selatan

Kris Hatta Diserahkan ke Kejari Jakarta Selatan
Artis Kris Hatta saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/7/2019). ( Foto: Antara Foto / Ricky Prayoga )
Bayu Marhaenjati / AMA Kamis, 19 September 2019 | 11:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, melakukan pelimpahan tahap dua tersangka Kris Hatta dan barang bukti, terkait kasus dugaan penganiayaan, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).

"Hari ini Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, berdasarkan surat Kejaksaan Tinggi DKI nomor 7077, tanggal 28 September 2019, akan melimpahkan tersangka dan barang bukti terkait kasus penganiayaan, dengan tersangkanya Kris Hatta," ujar Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Pelimpahan tahap dua, kata Gede, dilakukan menyusul berkas perkara yang sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan.

"Dengan dikeluarkannya surat P21, maka tugas dan tanggung jawab selanjutnya diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," ungkap Gede.

Gede menyampaikan, barang bukti yang dilimpahkan sudah melekat pada berkas perkara di antaranya, bukti surat visum, dan rekaman CCTV atau kamera pengawas.

"Setelah ini, tersangka Kris Hatta akan dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Jadi untuk perkara ini adalah penganiayaan berat sesuai dengan Pasal 351 KUHP, ancaman hukumannya di atas 5 tahun," katanya.

Sementara itu, Denny Lubis, selaku kuasa hukum Kris Hatta mengatakan, pihaknya akan menyiapkan segala sesuatu untuk proses hukum selanjutnya. Ada dua hal yang akan dilakukan dalam waktu dekat yaitu, mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada Kejari Jakarta Selatan, dan menyampaikan surat perlindungan hukum.

"Ada dua langkah secara formal, melakukan permohonan penanggunahan penahanan. Kedua akan menyampaikan surat-surat untuk perlindungan hukum terkait kasus klien kami ini kepada Kapolri dan beberapa lembaga lainnya," katanya.

Sebelumnya, Antony Hillenaar melaporkan Kris Hatta terkait kasus dugaan penganiayaan dengan nomor laporan polisi: LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tanggal 6 April 2019. Kris diduga memukul wajah Antony yang saat itu justru sedang berusaha melerai keributan, di salah satu kafe di Jakarta.

Setelah menerima laporan, penyidik kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan. Selanjutnya, menangkap Kris di tempat indekos temannya, di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). Kris yang merupakan aktor muda itu, kemudian ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Kedua belah pihak yang berperkara sudah bertemu dan menyatakan berdamai. Namun, penyidik tetap memproses hukum karena kasus ini bukan termasuk delik aduan, melainkan delik murni.



Sumber: BeritaSatu.com