Penganiayaan Ninoy, Novel Bamukmin Bakal Diperiksa

Penganiayaan Ninoy, Novel Bamukmin Bakal Diperiksa
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin (tengah) meninggalkan lokasi aksi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (27/6/2019). ( Foto: Antara Foto / M Risyal Hidayat )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 9 Oktober 2019 | 18:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya, memanggil juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait kasus penganiayaan penggiat media sosial Ninoy Karundeng, Kamis (10/10/2019) besok.

"Ya nanti pak Novel akan dimintai keterangan. Agendanya besok," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Penganiayaan Ninoy, Munarman Bakal Diperiksa

Dikatakan Argo, penyidik akan memintai keterangan karena Novel diduga berada di lokasi kejadian. "Yang bersangkutan ada di lokasi," ungkapnya.

Baca juga: Munarman Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Diketahui, penyidik juga meminta keterangan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, terkait kasus penganiayaan Ninoy, di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, hari ini. Munarman dimintai keterangan, karena namanya disebut-sebut mendapatkan laporan tentang peristiwa penganiayaan itu dari salah satu tersangka berinisial S.

Baca juga: Polisi Cari Penganiaya Pegiat Medsos

"Dia (tersangka S) perannya, ada di lokasi kejadian, kemudian yang bersangkutan memerintahkan menyalin data dari pada data yang ada di laptop. Kemudian dia melaporkan semuanya kepada pak Munarman (Sekum FPI). Selanjutnya, dia juga dapat perintah untuk hapus CCTV, dan kemudian juga untuk tidak menyerahkan semua data kepada pihak kepolisian," kata Argo.

Sementara itu, hingga saat ini penyidik telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng. Mereka atas nama, AA, ARS, YY, RF, B, S, TR, SU, ABK, IA, R, BD -Bernard Abdul Jabbar-, dan Fery.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Ninoy, Polisi Tetapkan 13 Tersangka

12 tersangka dilakukan penahanan, sementara satu tersangka tidak ditahan karena menderita sakit. Para pelaku terancam dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 335 KUHP dan Undang-undang ITE.



Sumber: BeritaSatu.com