Polisi Periksa Pengurus Masjid Al-Falaah Terkait Kasus Ninoy

Polisi Periksa Pengurus Masjid Al-Falaah Terkait Kasus Ninoy
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
/ CAH Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya hingga pagi ini masih akan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng, salah satunya adalah pengurus Masjid Al-Falaah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membenarkan perihal pengurus Masjid Al-Falaah akan diperiksa sebagai saksi pagi ini.

"Ya, benar. Agendanya jam 10.00 WIB," kata Argo saat dikonfirmasi media terkait pemanggilan pengurus Masjid Al-Falaah, di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Pengurus Masjid Al-Falaah dipanggil sebagai saksi, karena menurut pengakuan Ninoy, dirinya sempat disekap dan dianianya oleh sejumlah orang di dalam masjid tersebut. 

Baca JugaNinoy Karundeng Ungkap Penganiayaan Sadis yang Dialaminya

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Sekretaris Umum FPI Munarman selama 11 jam, Rabu (9/10/2019). Selama pemeriksaan Munarman dicecar 18 pertanyaan oleh penyidik kepolisian.

Munarman dipanggil sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah namanya disebut-sebut dalam kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng. Munarman disebut polisi menerima laporan terjadinya peristiwa penculikan dan penganiayaan dari tersangka berinisial S yang terlibat dalam penganiayaan Ninoy.

Baca JugaPolisi Tetapkan 13 Tersangka Penganiaya Ninoy Karundeng

Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka, yakni AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212.



Sumber: ANTARA