Tanam Ganja di Rumah, Pemuda Bogor Ditangkap

Tanam Ganja di Rumah, Pemuda Bogor Ditangkap
Kapolres Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser menujukan barang bukti ganja bekas panen di Mapolresta Bogor Kota, Senin (14/10/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Senin, 14 Oktober 2019 | 19:06 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemuda berinisial PJ (27), warga Kemang, Kabupaten Bogor, dibekuk polisi lantaran mengedarkan dan menanam ganja di rumahnya. Polisi mengamankan tiga polybag tanaman ganja bekas panen milik tersangka.

"Barang bukti yang diamankan tiga polybag ditanami ganja berat 200 gram," kata Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Hendri Fiuser, kepada Beritasatu.com di Mapolresta Bogor Kota, Senin (14/10/2019).

Kepada polisi, PJ mengaku baru menanam ganja kurang lebih tiga bulan di pekarangan belakang rumahnya. Hasil bercocok tanamnya itu digunakan sendiri, juga sebagian dijual ke teman-temannya.

"Harganya variasi mulai dari paket Rp 50.000 sampai Rp 100.000. Dia (PJ) pengakuannya baru menanam tiga bulan, baru panen sekali. Benihnya dari temannya, nanti kita dalami lagi," jelas Hendri.

Sementara itu, PJ sendiri mengaku belajar menanam ganja dari laman di internet. Untuk perawatan, PJ mengaku menggunakan pupuk organik.

"Pakai pupuk sampah organik. Baru ini saja panen, bijinya nemu. Belajar di Google, kadang-kadang pakai sendiri dan jual juga," singkat PJ.

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan 19 tersangka lain penyalahgunaan narkoba selama September 2019 dengan total barang bukti sabu 60,3 gram dan ganja 477 gram.

"Mereka dijerat Pasal 114 Ayat (2), Pasal 111 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika hukuman maksimal 20 tahun penjara atau denda minimal Rp 1 miliar," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com