Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Dimasukkan ke Anus

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Dimasukkan ke Anus
Argo Yuwono. ( Foto: istimewa / istimewa )
Bayu Marhaenjati / CAH Jumat, 1 November 2019 | 18:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Metro Jaya, membekuk seorang pengedar berinisial MT alias MU, lantaran nekat menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu seberat 226 gram menggunakan modus swallower atau dimasukkan ke dalam perut melalui anus. Saat itu MU menumpang pesawat terbang dari Batam menuju Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, tersangka MU ditangkap di Terminal Kedatangan 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (16/10/2019) lalu.

"Dia naik pesawat ke Jakarta dari Batam lewat Terminal 1B. Modusnya barang ini dimasukkan ke dalam anus," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019).

Dikatakan Argo, setelah diamankan di Terminal 1B Bandara Soetta, tersangka dibawa ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya untuk mengeluarkan narkotika yang dimasukkan ke dalam bagian tubuhnya.

"Dikeluarkan dokter (ada tiga bungkus plastik berisolasi hitam berbentuk kapsul). Beratnya 226 gram. Ini namanya modus swallower memasukan ke perut, ke anus. Dicek hasilnya positif sabu," ungkap Argo.

Argo menyampaikan, tersangka mengaku baru sekali menyelundupkan sabu-sabu itu. Namun, penyidik tetap akan mendalami terkait jaringan tersangka.

"Target peredaran di Jakarta. Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda Rp 1 miliar," katanya.

 



Sumber: BeritaSatu.com