Seusai Analisis Bukti, Polisi Gelar Perkara Kasus Meme Anies

Seusai Analisis Bukti, Polisi Gelar Perkara Kasus Meme Anies
Anggota DPD masa jabatan 2019/2024 Fahira Idris. ( Foto: BeritaSatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / FMB Jumat, 8 November 2019 | 14:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik sedang memeriksa pelapor dan menganalisis barang bukti, terkait laporan Fahira Idris terhadap Ade Armando soal unggahan gambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mirip badut atau Joker, di media sosial. Kemudian, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah ada unsur pelanggaran pidana atau tidak.

"Kita baru terima laporannya. Kita sekarang akan klarifikasi dulu dari pelapor dan juga saksi, dan alat bukti lagi kita analisa, kita kaji. Nanti baru kita lakukan gelar perkara," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/11/2019).

Menyoal apakah pembuat meme Anies Baswedan sudah diketahui, Iwan mengatakan belum.

"Ya saat ini belum, kan kita baru klarifikasi dari pihak pelapor dulu dan juga untuk mendalami barang bukti. Saat ini, kita masih fokus ke pihak pelapor. Kalau nggak salah pelapor dan beberapa saksi lagi kita periksa," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Fahira Idris melaporkan Ade Armando terkait unggahan gambar atau meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mirip badut atau Joker, di media sosial Facebook.

Laporan Fahira tercatat dengan nomor laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, terkait dugaan pelanggaran Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.



Sumber: BeritaSatu.com