Bank DKI Bantah Dugaan Pencurian Uang Oknum Satpol PP

Bank DKI Bantah Dugaan Pencurian Uang Oknum Satpol PP
Ilustrasi Bank DKI. ( Foto: Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / WBP Selasa, 19 November 2019 | 13:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini menegaskan dugaan pencurian uang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI dari rekening Bank DKI, tidak benar.

"Kasus yang terjadi tidak ada hubungannya dengan dana nasabah di Bank DKI. Layanan dan kegiatan operasional perbankan tetap berjalan dengan normal. Bank DKI menjamin keamanan dana nasabah,” tegas Herry Djufraini, Selasa (19/11/2019).

Herry Djufraini mengungkapkan sejak awal permasalahan ini, Bank DKI telah melaporkan kepada pihak penegak hukum. Selain itu, kejadian ini dilakukan pada ATM bank lain. “Atas permasalahan ini, sejak awal kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” terang Herry Djufraini.

Sekali lagi, ia menegaskan nasabah tidak perlu khawatir untuk tetap menggunakan layanan Bank DKI seperti biasa dan dana nasabah yang berada di Bank DKI dijamin aman. “Jadi tidak perlu khawatir. Uang nasabah aman,” tukas Herry Djufraini.

Seperti diketahui, 12 anggota Satpol PP DKI melakukan pembobolan Bank DKI atau pencucian uang Rp 32 miliar dan kini tengah diperiksa Polda Metro Jaya. Hal ini membuat Kepala Satpol (Kasatpol) PP DKI Arifin mempertanyakan sistem perbankan Bank DKI.

Dijelaskannya, dari laporan yang ia terima sementara, 12 anggotanya itu mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM) Bersama dengan rekening mereka di Bank DKI. Namun saat mereka sudah mengambil uang, ternyata saldo tidak berkurang. Mereka pun mencoba lagi mengambil uang untuk kedua kalinya, dan saldo tetap tidak berkurang.



Sumber: BeritaSatu.com