Hari Kedua, Jumlah Pelanggar Jalur Sepeda Meningkat

Hari Kedua, Jumlah Pelanggar Jalur Sepeda Meningkat
Jalur sepeda maupun trotoar pejalan kaki masih dipadati kendaraan sepeda motor di Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat. ( Foto: Antara / Devi Nindy Sari )
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 26 November 2019 | 19:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat melakukan 149 penindakan tilang kepada pengendara kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran masuk ke jalur sepeda, di Ibu Kota Jakarta, hari ini. Jumlah itu meningkat lebih dari 100 % dibanding hari pertama yang berjumlah 66 penindakan tilang.

"Jumlah penindakan pelanggaran tanggal 26 November, sebanyak 149 pelanggaran," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Fahri, Selasa (26/11/2019).

Dikatakan Fahri, pelanggar didominasi pengemudi sepeda motor dengan jumlah 146 pelanggaran. Sementara, ruas jalur sepeda yang paling banyak terjadi pelanggaran ada di ruas Jalan Pramuka

"Jumlah sepeda motor yang melanggar sebanyak 146, mobil sebanyak dua, dan bajaj satu," ungkap Fahri.

Diketahui sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya menilang 66 kendaraan yang masuk ke jalur sepeda, pada hari pertama penerapan penindakan tilang, Senin (25/11/2019) kemarin. Artinya, terjadi peningkatan 100% lebih jumlah penindakan pada hari kedua.

Pelanggar dikenakan Pasal 287 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan: "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)."



Sumber: BeritaSatu.com