Tilang Jalur Sepeda Melonjak Hingga Ratusan

Tilang Jalur Sepeda Melonjak Hingga Ratusan
Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Dishub Jakarta Timur menilang oknum pengendara motor saat melintas di jalur sepeda Jalan Matraman Raya, Rabu 20 November 2019. ( Foto: Dishub DKI )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 27 November 2019 | 12:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, melakukan penindakan tilang terhadap 215 pelanggar peraturan jalur sepeda, di DKI Jakarta, Selasa (26/11/2019) kemarin. Terjadi peningkatan dari puluhan pelanggar pada hari pertama penerapan tilang, menjadi ratusan di hari kedua.

"Hasil penindakan di tiga fase jalur sepeda jumlah pelanggar 215, dengan rincian barang bukti yang disita 138 SIM dan 77 STNK," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Rabu (27/11/2019).

Dikatakan Yusri, sepeda motor mendominasi jumlah pelanggar sebanyak 212. Sedangkan, ruas jalur sepeda yang paling banyak terjadi pelanggaran ada di ruas Jalan Pramuka.

"Jumlah sepeda motor yang melanggar sebanyak 212, mobil dua, dan bajaj satu," ungkap Yusri.

Diketahui sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya menilang 66 kendaraan yang masuk ke jalur sepeda, pada hari pertama penerapan penindakan tilang, Senin (25/11/2019) lalu. Selang satu hari jumlah pelanggaran meningkat mencapai 215.

Pelanggar dikenakan Pasal 287 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan: "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)."



Sumber: BeritaSatu.com