Polisi Belum Tahan Tersangka Pembobol Bank DKI

Polisi Belum Tahan Tersangka Pembobol Bank DKI
Ilustrasi ATM Bersama ( Foto: BeritaSatu Photo/David Gita Roza )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 27 November 2019 | 13:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, belum menahan 13 tersangka kasus dugaan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank DKI, hingga hari ini Rabu (27/11/2019).

"13 (tersangka) belum ditahan karena buktinya masih kita kuatkan lagi," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan, di Mapolda Metro Jaya.

Iwan meralat pernyataan sebelumnya, kalau pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ternyata berjumlah 13 orang, bukan 41 orang. Kendati demikian, ada kemungkinan jumlah tersangkanya bisa mencapai 41 orang.

"Dari total 41 nasabah yang diduga kuat terlibat dalam kasus ini kami akan proses. Dari 41 ini, ada 13 yang kita tetapkan sebagai tersangka, kemudian mereka akan kita periksa. Ada kemungkinan tersangka bisa sampai 41 orang," ungkapnya.

Menyoal apakah 13 tersangka itu merupakan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Iwan mengatakan tidak semuanya.

"13-nya tidak semua satpol PP, saya tidak hafal siapa saja. Korbannya bank. Awalnya tidak sengaja, sebagai orang yang berpendidikan harusnya mengetahui ini salah. Kalau ngambil uang di ATM kan harusnya berkurang, kalau tidak berkurang seharusnya lapor, tetapi dia tidak dan mengambil terus. Kemudian ada upaya membuat ATM lain, suruh beberapa temannya buat ATM, dikasih uang, terus ATM-nya dia pinjam, terus ambil di mesin ATM itu. Jadi means rea (niat melakukan kejahatan)-nya di situ," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com