Polisi Periksa Anggota Banser Korban Persekusi

Polisi Periksa Anggota Banser Korban Persekusi
Ilustrasi Persekusi (Foto: Istimewa)
Bayu Marhaenjati / YUD Kamis, 12 Desember 2019 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, mengagendakan pemeriksaan terhadap ES dan WS, anggota Banser NU yang menjadi korban tindakan persekusi, di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019) hari ini.

"Rencana akan memeriksa korban pelapornya, karena sudah dilaporkan langsung. Hari ini, dilakukan pemeriksaan terhadap korban," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Kamis (12/12/2019).

Dikatakan Yusri, penyidik juga sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk alat bukti berupa video yang merekam tindakan persekusi itu.

"Sekarang ini tim lagi coba mengumpulkan saksi-saksi dan bukti-bukti, termasuk video yang ada tersebut," ungkap Yusri.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Bastoni Purnama mengatakan, penyidik belum mengetahui motif tindakan persekusi itu. Kendati mengaku berasal dari salah satu kelompok, namun pelaku berinisial H diduga tidak mewakili kelompoknya.

"Di video yang beredar pelaku mengaku dari salah satu kelompok, tapi belum kita pastikan ya. Tapi saya yakin ini perbuatan dari oknum tertentu. Kita tidak tahu motifnya apa melakukan persekusi, kemudian divideokan, divirakan, ini masih kita dalami," kata Bastoni.

Menurut Bastoni, tersangka H yang saat ini masih dalam pencarian, terancam dijerat Pasal 310 KUHP, 311 KUHP, 335 KUHP, dan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 terkait perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Pelaku nanti akan terkena Pasal 310, 311, 335 KUHP perbuatan tidak menyenangkan, dan Undang-undang ITE," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com