Kasus Persekusi Anggota Banser, Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli

Kasus Persekusi Anggota Banser, Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli
Kombes Yusri Yunus. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Jumat, 13 Desember 2019 | 18:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, tengah melakukan penyidikan dan menyusun berkas perkara kasus persekusi terhadap dua anggota Banser NU, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Selain saksi, penyidik juga meminta keterangan saksi ahli untuk melengkapi berkas perkara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, mengatakan penyidik sudah menangkap tersangka HA (30), dan dilakukan penahanan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

"Kemudian, ada beberapa saksi yang dilakukan pemeriksaan. Sampai dengan saat ini sudah tujuh saksi, empat yang mengetahui peristiwa itu, dan tiga saksi ahli," ujar Yusri, Jumat (13/12/2019).

Dikatakan Yusri, saksi ahli yang diperiksa merupakan saksi ahli di bidang bahasa dan saksi ahli ITE.

"Sementara kasus tersebut masih didalami dan sudah masuk ke tingkat penyidikan. Mudah-mudahan segera kita selesaikan berkasnya," ungkapnya.

Menyoal apakah ada tersangka lain dalam kasus ini, Yusri menyampaikan, hanya satu tersangka. "Ini masih didalami semuanya ya. Sampai dengan saat ini satu ya, berdasarkan saksi pelapornya itu," katanya.

Sebelumnya diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap tersangka HA, pelaku persekusi terhadap dua anggota Banser NU, di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019) kemarin.

Motifnya, pelaku kesal karena sepeda motornya bersenggolan dengan korban ketika melintas dari arah Lebak Bulus, Selasa (10/12/2019). Kemudian pelaku mengejar korban, menghentikannya di kawasan Pondok Pinang, dan dilakukan tindakan intimidasi serta pengancaman.



Sumber: BeritaSatu.com