Dipecat karena Kasus Narkoba, AKBP Benny Ajukan Banding

Dipecat karena Kasus Narkoba, AKBP Benny Ajukan Banding
Ilustrasi. ( Foto: ist )
Bayu Marhaenjati / FMB Jumat, 10 Januari 2020 | 18:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Propam Polda Metro Jaya, telah menggelar sidang kode etik pelanggaran yang dilakukan AKBP Benny Alamsyah, terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Hasilnya, merekomendasikan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH). Namun, mantan Kapolsek Kebayoran Baru itu mengajukan banding.

"Sudah (sidang etik), rekomendasinya PTDH. Tapi dia banding," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jumat (10/1/2020).

Dikatakan Yusri, nanti hasil sidang kode etik baru berlaku setelah sidang pidana umum inkrah di pengadilan. Saat ini kasus pidana umumnya sudah dalam tahap P21 di kejaksaan, dan segera masuk ke pengadilan.

"Kasusnya sudah P21, sementara di JPU. Sidang tetap berjalan. Kan dia banding nih, ini tetap jalan sama-sama. Kan kode etik merekomendasi di PTDH, kalau sudah inkrah baru," ungkapnya.

Diketahui, Benny dicopot dari jabatan Kapolsek Kebayoran Baru lantaran tersandung kasus narkoba dengan barang bukti empat paket sabu, awal Agustus 2019 lalu.

Selain pelanggaran kode etik, perkaranya juga diproses melalui hukum pidana umum. Penyidik pun telah menetapkannya sebagai tersangka dan ditahan.



Sumber: BeritaSatu.com