Penindakan ETLE Sepeda Motor, Terobos Busway Paling Tinggi

Penindakan ETLE Sepeda Motor, Terobos Busway Paling Tinggi
Kamera pantau terpasang di shelter menghadap ke Jalur Busway dikawasan Duren Tiga, Mampang, Jakarta Selatan, Senin 7 Oktober 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / CAH Minggu, 2 Februari 2020 | 16:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat sebanyak 167 pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor dengan menggunakan kamera sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Sabtu (1/2/2020) kemarin. Jenis pelanggaran terobos jalur busway paling banyak terjadi.

"Jumlah pelanggaran sepeda motor yang tercapture kamera ETLE sejumlah 167 pelanggaran," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, Minggu (2/2/2020).

Dikatakan Fahri, jenis pelanggaran paling tinggi atau paling banyak terjadi adalah menerobos jalur busway dengan jumlah 88 pelanggar, di beberapa titik yang terpasang kamera ETLE.

"Pelanggaran sepeda motor yang melintas jalur busway sejumlah 88 pelanggar. Pelanggaran paling banyak terjadi di jalur busway Halte Duren Tiga, koridor 6 Transjakarta, dengan jumlah pelanggaran sebanyak 57 pelanggaran. Terdiri dari 55 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway, dan dua pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm," ungkapnya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberlakukan penindakan terhadap pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran menggunakan sistem kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Sejak Sabtu dan Minggu hari ini, polisi masih menerapkan penindakan berupa teguran atau peringatan sebagai bagian dari edukasi kepada pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran. Penindakan tilang baru diterapkan pada hari Senin (3/2/2020) besok.



Sumber: BeritaSatu.com