Minta Maaf, Lucinta Luna: Saya Melakukan Kesalahan Fatal

Minta Maaf, Lucinta Luna: Saya Melakukan Kesalahan Fatal
Lucinta Luna sambil menangis memberikan keterangan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis, 13 Februari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / CAH Kamis, 13 Februari 2020 | 11:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka Ayluna Putri alias Lucinta Luna alias LL menyampaikan permohonan maaf karena telah melakukan kesalahan fatal menggunakan obat psikotropika. Lucinta Luna minta maaf dan meminta masyarakat untuk menjauhi narkoba.

"Saya pribadi atas nama Ayluna Putri atau Lucinta Luna, saya mau minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia yang ada di sini. Dengan tekanan batin saya seperti ini, saya melakukan kesalahan yang sangat fatal yang bisa merugikan diri saya sendiri," ujar Lucinta sambil menangis, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020).

Lucinta Luna yang mengenakan baju tahanan warna oranye itu berharap permohonan maafnya diterima keluarga, kerabat dan teman-temannya. 

Lucinta Luna Ditahan Sendirian di Sel Khusus Blok Wanita

"Saya cuma mau agar permohonan maaf saya dimaafkan kalian, teman-teman, keluarga saya, teman-teman artis juga, dan kalau bisa jangan mengikuti langkah-langkah seperti saya. Tolong jauhi narkoba," ungkapnya.

Lucinta menyampaikan, kasus ini merupakan pembelajaran buatnya dan semua pihak. "Dan saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi Jakarta Barat yang sudah melakukan penangkapan kepada saya, semoga dengan ini saya bisa menebus dosa dan saya juga bisa menyesali apa yang saya lakukan. Terima kasih," katanya.

Lucinta Luna Mengaku Pakai Psikotropika Lantaran Depresi

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Barat, mengamankan Lucinta Luna dan tiga rekannya berinisial HD (35), DAA (35) dan NHAM (22), di Apartemen Thamrin Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020). Polisi menyita dua butir diduga ekstasi di dalam keranjang sampah, serta tujuh pil riklona dan lima butir tramadol--obat golongan psikotropika--di dalam tas Lucinta.

Penyidik telah menetapkan Lucinta sebagai tersangka karena hasil tes urinenya mengandung benzo yang masuk dalam golongan psikotropika.



Sumber: BeritaSatu.com