Bongkar Klinik Aborsi di Paseban, Polisi Tangkap 3 Residivis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Bongkar Klinik Aborsi di Paseban, Polisi Tangkap 3 Residivis

Jumat, 14 Februari 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah rumah yang dijadikan klinik, di Jalan Paseban Raya Nomor 61 RT02 RW 07 Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Termasuk, membekuk tiga tersangka yang merupakan residivis atau penjahat kambuhan kasus serupa.

"Ini pengungkapan praktik klinik aborsi yang tidak memiliki izin, kemudian juga tidak memiliki izin melakukan praktik kedokteran. Pelakunya ini bukan pelaku baru, pelaku lama semua. Ada tiga tersangka yang diamankan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di lokasi klinik aborsi ilegal, Jumat (14/2/2020).

Dikatakan Yusri, tersangka pertama berinisial MM alias dr A (46), berperan sebagai dokter aborsi, penyewa rumah untuk dijadikan tempat klinik bernama "Namora" atau biasa dikenal dengan nama Klinik Paseban, penyedia alat dan obat-obatan.

"MM alias dr A, dia memang dokter lulusan salah satu universitas di Medan. Pernah menjadi PNS di Riau, tapi kena desersi tidak pernah masuk, kemudian dipecat," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, tersangka MM juga pernah terlibat tindak pidana terkait kasus aborsi anak yang ditangani Polres Bekasi, dan ditahan selama 3 bulan, pada tahun 2012 lalu. Kemudian, kembali terlibat kasus aborsi di Jalan Cimandiri, Jakarta Pusat, namun yang bersangkutan buron, pada tahun 2016 lalu.

"Kemudian, dia membuka praktik lagi di sini tahun 2018. Sudah ada 1.632 pasien yang dia tangani, tapi yang dia aborsi sekitar 903 orang," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, tersangka kedua berinisial RM (54) selaku bidan dan orang yang mempromosikan klinik ilegal itu melalui website https://kliniknamora.org/, http://klinikkuretnamora.com/ dan https://www.kliniknamora.biz.

"Dia merangkap sebagai calonya, bidan dan mempromosikan melalui website yang ada. Bidan ini juga sama, pernah terlibat kasus, residivis tertangkap 2016. Dia divonis 2 tahun saat itu, keluar penjara begini lagi. Sama kayak (pelaku) narkoba ini, sama dengan curanmor, keluar masuk besok curanmor lagi. Mudah-mudahan bisa divonis seberat beratnya pada yang bersangkutan," katanya.

Menurut Yusri, tersangka ketiga berinisial SI, selaku karyawan klinik ilegal itu. "SI ini juga sama dia residivis, pernah divonis 2 tahun 3 bulan dengan kasus yang sama begini juga," jelasnya.

Yusri menuturkan, selama 21 bulan membuka praktik ilegal, para tersangka meraup keuntungan mencapai Rp 5,4 miliar. Pelaku membanderol harga Rp 1 juta untuk usia kandungan 1 bulan, Rp 2 juta buat usia kandungan 2 bulan, Rp 3 juta hingga 15 juta bagi usia kandungan di atas tiga bulan.

"Total selama 21 bulan, keuntungan Rp 5,4 miliar yang didapat. Klinik ini tanpa izin, kami masih melakukan pengembangan," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bapenda Dukung Kolaborasi Bank DKI dengan Cartenz

Sebanyak 12.000 wajib pajak akan masuk dalam sistem Toska yang terintegrasi dengan Bank DKI dan Bapenda DKI.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Bank DKI Targetkan 12.000 Wajib Pajak Terkoneksi Toska

Bank DKI menargetkan 12.000 wajib pajak dari kalangan horeka dapat terkoneksi dengan sistem Toska.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Cartenz Gandeng Bank DKI Modernisasi Sistem Pajak Online

Kolaborasi Cartenz dengan Bank DKI menjadi titik baru bagi sistem pajak online di wilayah DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Tersangka IF 3 Kali Beri Psikotropika ke Lucinta Luna

Polisi telah menetapkan IF sebagai tersangka karena memberi psikotropika kepada Lucinta Luna yang terlahir dengan nama Muhammad Fatah.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Polisi Susun Berkas Kasus Anak Tusuk Ibu di Tomang

Penyidik masih menunggu hasil dari Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol, terkait kondisi kejiwaan tersangka CCS.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Mafia Tanah Rugikan Korban Rp 85 Miliar

Mereka menggadaikan sertifikat aslinya kepada orang lain sebesar Rp 11 miliar.

MEGAPOLITAN | 12 Februari 2020

Peringati HUT ke-27, Tangerang Gelar Great Sale

Tangerang Great Sale digelar selama 4 hari mulai 13 - 16 Februari 2020.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Satpol PP Bakal Tertibkan Pengamen Ondel-ondel

Ondel-ondel merupakan salah satu dari 8 ikon budaya Betawi yang ditetapkan oleh Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 14 Februari 2020

Maret 2020, Pengaspalan Monas untuk Formula E

Dalam pengerjaan lintasan tersebut, Jakpro selalu melibatkan FEO untuk mengukur kualitas lintasan Formula E.

MEGAPOLITAN | 13 Februari 2020

Rekomendasi Cagar Budaya Diduga Dimanipulasi, Ketua DPRD DKI Ngadu ke Setneg

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut melakukan pembohongan publik.

MEGAPOLITAN | 13 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS