BNN Bongkar Pabrik Sabu di Jakarta Utara

BNN Bongkar Pabrik Sabu di Jakarta Utara
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, melihat barang bukti produksi sabu-sabu. (Dokumen BNN). ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. BNN )
Bayu Marhaenjati / FER Selasa, 10 Maret 2020 | 20:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Narkotika Nasional (BNN), menggerebek pabrik rumahan yang digunakan untuk memproduksi narkotika jenis sabu-sabu, di kawasan Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Termasuk, menangkap dua orang sindikat peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana.

Baca: BNN Ungkap Modus Baru Sindikat Narkoba

"Tim BNN telah melakukan penangkapan terhadap jaringan sindikat narkotika clandestin lab yang dikendalikan Alex, napi Lapas Kedungpane, Semarang," ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Selasa (10/3/2020).

Dikatakan Arman, awalnya tim menangkap satu tersangka atas nama Zefry, di Taman Permata Indah 2 Blok S RT 14 RW 15, Pejagalan, Pejaringan, Jakarta Utara, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Kemudian dikembangkan, diamankan Ferdy, di Rusun Blok B Lantai 2 Nomor 6, RT 02 RW 09 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara," ungkapnya.

Arman menyampaikan, Tim BNN kemudian melakukan penggeledahan di Teluk Gong Timur 1 RT 02 RW 09, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca: Rumah Kontrakan di Cipayung Jadi Pabrik Sabu-sabu

"Barang bukti yang ditemukan, fosfor merah, epedrin, soda api, toluen, sulfuric acid, iodine, metanol, bahan kimia berbahaya lainnya, alat lab untuk memasak atau memproduksi sabu, derijen, kompor listrik, dan kertas saringan," katanya.

Kedua tersangka selanjutnya dibawa ke kantor BNN. Sementara, barang bukti sedang dilakukan pemeriksaan di laboratorium BNN.



Sumber: BeritaSatu.com