Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal Terjangkit Corona

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal Terjangkit Corona
Kombes Yusri Yunus. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Kamis, 2 April 2020 | 19:42 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - W alias Akang (67), tersangka perampokan Toko Emas "Cantik", di Pasar Pecah Kulit, Tamansari, Jakarta Barat, meninggal dunia. Hasil pemeriksaan dokter ternyata dia terjangkit virus corona (Covid 19).

Lantas bagaimana Akang yang tengah menjalani proses hukum bisa terinfeksi virus corona?

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengungkapkan, awalnya penyidik berhasil menangkap Akang di rumahnya, di kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (2/3/2020) lalu. Beberapa hari kemudian, polisi membawa pria tua itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, lantaran menderita penyakit gula.

"Kurang lebih satu bulan di Rumah Sakit Kramat Jati, yang bersangkutan punya penyakit gula. Tadi siang tersangka itu meninggal dunia. Setelah dicek oleh dokter yang bersangkutan memang ada positif covid 19. Makanya sekarang jenazah lagi ditangani oleh RS Kramat Jati untuk dilakukan upaya sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ada. Sementara jenazah ada di sana," ujar Yusri, Kamis (2/4/2020).

Dikatakan Yusri, ketika dibawa ke rumah sakit, Akang tidak teridentifikasi terjangkit virus corona. "Saat itu memang yang bersangkutan tidak terindentifikasi positif covid 19. Setelah di dalam itu, baru berjalan dan dicek oleh dokter ternyata covid 19, sehingga dimasukkan ke ruangan khusus," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, polisi tengah menyelidiki mengapa tersangka Akang bisa terjangkit virus corona. Salah satunya dengan menelusuri siapa saja yang menjenguk dia ketika dirawat di rumah sakit.

"Kita belum tahu pengawalannya seperti apa kepada yang berkunjung. Ini masih kita cek record adakah kunjungan dari keluarganya. Nanti kita cek untuk bisa mengetahui apakah ada tertular dari keluarganya atau orang yang berkunjung pada saat itu," katanya.

Sebelumnya diketahui, Akang yang membawa senjata api, melakukan perampokan di Toko Emas "Cantik", Pasar Pecah Kulit, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 12.30 WIB, Jumat (28/2/2020) lalu. Ketika itu, dia berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat 3 kilogram.

Dua hari berselang, polisi berhasil membekuk Akang di kediamannya, di kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Penyidik terpaksa melumpuhkan Akang dengan tembakan di kaki, karena yang bersangkutan melakukan perlawanan pada saat ditangkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tua yang pernah menggeluti bisnis hiburan malam itu nekat merampok karena terlilit utang.



Sumber: BeritaSatu.com