Melawan, Buronan Tahanan Polsek Kalideres Tewas Ditembak Petugas

Melawan, Buronan Tahanan Polsek Kalideres Tewas Ditembak Petugas
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Bayu Marhaenjati / CAH Jumat, 24 April 2020 | 16:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelarian Supari berakhir sudah. Tahanan narkoba Polsek Kalideres yang kabur dengan cara menyekap petugas jaga itu, akhirnya ambruk tertembus timah panah polisi karena melawan menggunakan senjata tajam saat ditangkap, di kawasan Jurumudi, Tangerang, Kamis (23/4/2020) semalam.

"Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, itu yang bersangkutan berhasil diamankan di daerah Tangerang. Ketika mau diamankan memang yang bersangkutan sudah menyiapkan diri, karena memang dia dalam situasi melarikan diri sehingga selalu berjaga-jaga dengan menyiapkan senjata tajam. Ketika akan diamankan dia menyerang petugas, akhirnya dilakukan tindakan tegas dan yang bersangkutan kemudian terjatuh. Petugas kemudian membawanya ke rumah sakit, namun dalam perjalanan yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru, Jumat (24/4/2020).

Supari dan tahanan lainnya sebelumnya berhasil kabur dengan cara menyekap petugas jaga tahanan, pada Kamis (16/4/2020) lalu. Dijelaskan Audie, ada 19 tahanan di tahanan narkoba, salah satu tahanan atas nama Supari sudah lama merencanakan untuk  kabur. Baru Kamis malam, sekira 22.30 WIB mereka bisa menjalankan rencana tersebut dengan cara menyekap anggota jaga tahanan.

Audie menyampaikan, ketika petugas jaga berhasil dilumpuhkan, 19 tahanan berhamburan keluar. Namun, seketika itu ada sembilan tahanan yang langsung berhasil diamankan kembali di dalam Mapolsek Kalideres.

"Jadi malam itu juga anggota yang siaga di Polsek Kalideres berhasil mengamankan sembilan orang di dalam markas polsek. Nah, delapan orang diantaranya berhasil keluar dari markas, dan malam itu juga tujuh dari delapan tertangkap," katanya.

Audie menuturkan, hanya tersangka Supari yang berhasil kabur sampai seminggu kemudian berhasil ditangkap dan dilumpuhkan petugas karena melakukan perlawanan.

"Pada tersangka ditemukan ada beberapa barang bukti diantaranya pisau yang digunakan untuk menyerang petugas, bong atau alat hisap sabu, korek api, tas pinggang dan juga ada sabu-sabu hampir 1 gram. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata yang bersangkutan juga mengonsumsi sabu dan ganja," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com