Tangkap Ratusan Travel Gelap, Polisi: Ini Menegaskan Larangan Mudik

Tangkap Ratusan Travel Gelap, Polisi: Ini Menegaskan Larangan Mudik
Polisi memerintahkan sebuah kendaraan untuk putar balik terkait larangan mudik. ( Foto: ANTARA FOTO / Oky Lukmansyah )
Bayu Marhaenjati / WBP Jumat, 22 Mei 2020 | 05:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menangkap 377 travel gelap dengan 2.225 penumpang selama Operasi Ketupat Jaya 2020. Penangkapan itu sekaligus menegaskan bahwa kebijakan larangan mudik berlaku.

"Penindakan ini sekali lagi menegaskan larangan mudik dari pemerintah. Kalau ada yang mengatakan mudik diizinkan, itu sama sekali tidak betul," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Selundupkan Pemudik, Travel Gelap Patok Harga Hingga Rp 500.000

Sambodo menegaskan, pemerintah melarang masyarakat mudik atau pulang ke kampung halaman untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). "Sekali lagi mudik dilarang. Tadi malam keingingan masyarakat untuk mudik luar biasa. Banyak yang memperkirakan itu arus puncaknya. Kami menegaskan bahwa mudik tetap dilarang," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tangkap 95 Kendaraan Travel Gelap

Sebagaimana diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menangkap 95 kendaraan travel gelap yang mengangkut 719 penumpang, dalam Operasi Ketupat Jaya 2020, Rabu (20/5/2020) malam. Total selama Operasi Ketupat Jaya, polisi telah mengamankan 377 travel gelap dengan 2.225 penumpang.

Sementara itu, polisi juga memutar balik 4.304 kendaraan pelanggar aturan larangan mudik, di Jalan Tol Cikarang Barat dan Tol Cikupa, semalam.



Sumber: BeritaSatu.com