DKI Telah Terbitkan 397 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

DKI Telah Terbitkan 397 Surat Izin Keluar Masuk Jakarta
Ilustrasi "check point". (Foto: Antara)
Yustinus Paat / YUD Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan secara elektronik 397 surat izin keluar masuk (SIKM) wilayah Jakarta. Penerbitan ini dilakukan karena permohonan telah dinyatakan lengkap dan benar setelah dilakukan penelitian administrasi dan teknis.

“Hingga Jumat, 22 Mei, terdapat 397 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM dapat diterbitkan secara elektronik,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra melalui keterangan, Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: PSBB III DKI, Anies: Jika 2 Minggu ke Depan Tidak Disiplin, Terpaksa Dilanjutkan

Secara keseluruhan, kata Benni, terdapat 104.880 user berhasil mengakses perizinan SIKM dari website corona.jakarta.go.id dan tercatat 3.475 permohonan SIKM yang diterima. Data tersebut dihimpun dari 15 Mei hingga 22 Mei 2020.

Dari total permohonan yang diterima tersebut, terdapat 654 permohonan baru diajukan per 22 Mei, sehingga Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan penelitian administrasi dan penelitian teknis permohonan terhadap perizinan tersebut.

Baca juga: Satpol PP DKI Kerahkan Seluruh Personel Tindak Pelanggar PSBB

Adapun permohonan yang telah dilakukan penelitian administrasi dan penelitian teknis didapatkan verifikasi, yakni 422 permohonan menunggu divalidasi penjamin/penanggungjawab; 2.002 permohonan ditolak/tidak disetujui dan 397 permohonan dinyatakan telah memenuhi persyaratan sehingga SIKM dapat diterbitkan secara elektronik.

Baca juga: Satpol PP Tangerang Keluhkan Rendahnya Kesadaran Masyarakat akan PSBB

"Sejak perizinan SIKM dibuka, kami juga telah melayani total 3.434 permohonan permintaan informasi, konsultasi dan penyuluhan daring terkait Persyaratan, Mekanisme Pelayanan, Dasar Hukum, Definisi dan Tata Cara/ Prosedur Perizinan SIKM" ungkap Benni.

Permintaan layanan penyuluhan tersebut dilakukan pemohon baik melalui Call Center, Live Chat, Video Call, Media Sosial @layananjakarta dan Penyuluhan Daring komunikasiinformasi.dpmptsp@jakarta.go.id.



Sumber: BeritaSatu.com