Pemberlakuan Sistem Ganjil-Genap Tunggu Keputusan PSBB Berakhir

Pemberlakuan Sistem Ganjil-Genap Tunggu Keputusan PSBB Berakhir
Petugas kepolisian menghentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Salemba Raya, di Matraman, Jakarta, Senin (9/9/2019). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap. (Foto: ANTARA FOTO / Galih Pradipta)
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 3 Juni 2020 | 20:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, masih menunggu keputusan pemerintah apakah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir atau diperpanjang kembali, terkait pemberlakuan sistem ganjil-genap, di Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo mengatakan, sistem ganjil-genap ditiadakan berkaitan dengan aturan PSBB, di Jakarta. Rencananya, PSBB tahap ketiga akan berakhir pada 4 Juni besok.

Baca juga: Ganjil Genap Kembali Diberlakukan Setelah PSBB Berakhir

"Kita masih menunggu dari pemerintah apakah diperpanjang atau tidak. Jika PSBB diperpanjang, maka otomatis peniadaan ganjil-genap kita perpanjang. Tetapi kalau nanti kebijakan esok tidak diperpanjang, maka kita akan mengadakan rapat dengan instansi terkait khususnya Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menentukan apakah tanggal 5 atau tanggal 6 (Juni) ganjil-genap itu akan diberlakukan kembali," ujar Sambodo, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan Sambodo, sebelum ganjil-genap diberlakukan kembali, Ditlantas dan Dishub akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca juga: Sistem Ganjil-Genap Ditiadakan Hingga 22 Mei

"Tentunya jika diberlakukan kembali, kami akan menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui ganjil-genap sudah kembali diberlakukan," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengeluarkan kebijakan peniadaan sementara sistem pembatasan kendaraan bermotor ganjil-genap, berkaitan dengan pandemi virus Corona -Covid 19-, di Ibu Kota Jakarta.

Baca juga: Peniadaan Sistem Ganjil-Genap Diperpanjang Sampai 23 April

Berdasarkan catatan, awalnya kebijakan peniadaan sistem ganjil-genap dilakukan selama 14 hari, sejak Senin (16/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) lalu. Kemudian kebijakan itu diperpanjang sampai Minggu (5/4/2020). Lalu diperpanjang lagi hingga Minggu (19/4/2020). Lantaran pandemi Covid-19 belum berakhir, peniadaan sistem ganjil-genap pun dilanjutkan hingga 4 Juni mendatang.

Pembatasan kendaraan ganjil-genap dinilai tidak diperlukan karena volume kendaraan mengalami penurunan -arus lalu lintas lancar-, akibat kantor menerapkan work from home (WFH) dan sekolah diliburkan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi virus corona.



Sumber: BeritaSatu.com