Pra-rekonstruksi, Anak Buah John Kei Tanpa Ampun Habisi 2 Korban di Kosambi

Pra-rekonstruksi, Anak Buah John Kei Tanpa Ampun Habisi 2 Korban di Kosambi
Tersangka kasus pengeroyokan, perusakan dan pembunuhan John Kei (tengah) di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tanggerang pada minggu, 21 Juni 2020 lalu, digiring petugas sesaat sebelum rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 22 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 24 Juni 2020 | 17:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sadis,satu kata yang mencerminkan aksi brutal enam anak buah John Kei ketika tanpa ampun menganiaya korban Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin dan Angky, di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Erwin meninggal dunia, sementara Angky mengalami luka berat.

Aksi itu tergambar dalam setiap adegan prarekonstruksi yang digelar penyidik Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, di lokasi, sekitar pukul 14.15 WIB, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: Prarekonstruksi, John Kei Serukan Hukuman Mati bagi Pengkhianat

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, adegan pertama dimulai ketika enam pelaku mengendarai mobil Suzuki Ertiga B 2673 TDA, melintas di Pertigaan ABC menuju Jalan Kresek Raya. Pelaku sempat melewati lokasi penganiayaan, kemudian putar balik karena menemukan sasaran.

Sejurus kemudian, korban Erwin dan Angky yang menumpangi sepeda motor diadang pelaku. Sontak korban terjatuh dari sepeda motornya. Di sini, aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam mulai terjadi. Salah satu pelaku turun dari mobil dan menyabetkan parang ke arah korban Angky hingga empat jari tangannya putus.

Sementara itu, korban Erwin berusaha melarikan diri. Pelaku Henra Yanto keluar dari pintu belakang langsung menebaskan parang ke arah kaki korban Erwin.

Baca juga: Ini Peran dan Rencana Kelompok John Kei Saat Serang Kediaman Nus Kei

Ketika itu, korban Erwin masih memiliki tenaga untuk berlari. Para pelaku kemudian mengejarnya. Tersangka Henra Yanto kemudian kembali membacok lengan hingga punggung korban Erwin.

Akibatnya, korban Erwin terjatuh. Selanjutnya, para pelaku diantaranya Koko, Yeremias, Teco, Mario secara bergantian menebaskan parang ke arah paha, punggung dan kepala korban. Peristiwa itu terekam dalam adegan ke-13.

Sementara, pelaku Bony dan Henra Yanto kembali ke mobil, menjemput pelaku lainnya yang sedang menganiaya korban Erwin. Selanjutnya, para pelaku masuk ke dalam mobil dan mereka melarikan diri sambil melindas korban Erwin.

"Dengan dilindasnya Erwin, kemudian pelaku melarikan diri," kata salah satu penyidik di lokasi.

Pra Rekonstruksi Jadi Tontonan Warga

Sementara itu, ratusan warga memadati lokasi untuk melihat pra rekonstruksi. Petugas Polsek Cengkareng, mencoba mengingatkan agar warga tidak berkerumun dan tetap berada di pinggir jalan.

Baca juga: Belum Lama Bebas, John Kei Terancam Hukuman Mati

"Jangan berkerumun, pakai maskernya. Tetap di sini ya (pinggir jalan)," ujar salah satu anggota polisi.

Namun, ketika penyidik menggelandang pelaku untuk memperagakan adegan warga merangsek ke tengah jalan. Mereka mencoba merekam pelaku menggunakan telepon genggamnya.

"Itu dia pelakunya tuh. Itu yang pakai baju tahanan," kata seorang ibu.

Polisi kemudian kembali meminta warga agar tidak berkerumun dan tetap menggunakan masker. "Ayo pulang aja, nanti lihat di TV. Bubar, bubar. Anak kecil jangan di sini. Jangan ditiru ya. Tolong orang tuanya dibawa pulang anaknya," teriak anggota polisi.

Sejumlah petugas kemudian membuat barikade agar warga tidak mendekat ke lokasi prarekonstruksi.



Sumber: BeritaSatu.com