22 Hotel dan Karaoke di Tangsel Ditutup

22 Hotel dan Karaoke di Tangsel Ditutup
ilustrasi rumah Karaoke (Foto: istimewa)
Chairul Fikri / HS Sabtu, 27 Juni 2020 | 07:24 WIB

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Sebanyak 22 hotel dan tempat karaoke ditutup setelah mendapat teguran selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Selatan, Banten. Tempat hiburan tersebut masih buka selama masa pandemi Covid-19 ini.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Mucksin Al Fachry, Jumat (26/6), menjelaskan penutupan dilakukan jajaran Satpol PP bersama petugas kepolisian dan TNI yang didahului dengan razia hotel dan tempat karaoke. Bagi yang masih nekat buka selama pelaksanaan PSBB di wilayah Tangerang Raya dikenakan sanksi tersebut.

“Hasilnya, selama pelaksanaan PSBB ini, petugas telah menegur keras dan menutup 22 hotel dan tempat karaoke yang masih buka di masa pandemi Covid-19. Pihak Satpol PP memang rutin menyelenggarakan razia hotel dan tempat karaoke,” katanya.

Dia menjelaskan, sebanyak tiga hotel yang ditutup dan sisanya adalah tempat karaoke yang mendapat teguran dan ditutup karena menyalahi aturan PSBB.

Ditambahkan, selain menegur dan menutup hotel maupun tempat karaoke, pihaknya juga mengamankan sejumlah pria dan wanita yang tak bertatus suami istri kedapatan sedang berkencan di tiga hotel yang ditutup itu.

"Ada 22 pasangan selingkuh di hotel dan tiga pasang merupakan pria yang bersama 3 cewek yang jualan (open booking). Atas kesalahan mereka, kita jatuhkan sanksi sosial berupa menyanyi dan berdoa sebelum dipulangkan dengan mengenakan rompi pelanggar PSBB," tandasnya.

Fachry sendiri mengimbau kepada para pemilik usaha baik hotel maupun tempat karaoke di Kota Tangerang Selatan untuk menghormati dan menaati peraturan PSBB.



Sumber: BeritaSatu.com