Polisi Gagalkan Peredaran 11,82 Kilogram Sabu-sabu

Polisi Gagalkan Peredaran 11,82 Kilogram Sabu-sabu
Ilustrasi sabu-sabu (Foto: Antara/Darwin Fatir)
Bayu Marhaenjati / YUD Senin, 29 Juni 2020 | 19:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 11,82 kilogram, di Perumahan Puri Bintaro, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang, Selasa (16/6/2020), dan Jalan Raya Tapos, Kota Depok, Sabtu (27/6/2020) kemarin. Sebanyak empat tersangka pengedar ditangkap.

"Dalam masa pandemi Covid-19, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, kembali mengungkap peredaran narkotika jenis sabu yaitu, sebesar 11, 82 kilogram. Ini diperoleh dari dua TKP. Ini adalah upaya kita dalam komitmen zero narkoba. Walau pun dalam faktanya seperti itu, kita tangkapin di mana-mana, hari ke hari, narkoba ini nggak habis-habis. Tapi tetap kita terus melakukan tindakan tegas kepada para pelaku ini," ujar Nana, di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/6/2020).

Dikatakan Nana, polisi menangkap dua tersangka berinisial MJ alias Jaja dan ER, di Perumahan Puri Bintaro, Sawah Baru, Ciputat Tangerang, Selasa (16/6/2020). Barang bukti yang disita sabu-sabu seberat 8,82 kilogram.

"Modus operandinya, sabu-sabu disembunyikan di shock breaker bagian depan mobil, kemudian ditaruh di parkiran. Selanjutnya, tersangka tadi mengambil mobil dan dibawa ke kediamannya," ungkapnya.

Nana menyampaikan, tersangka Jaja selama sebulan belakangan memang telah menjadi target operasi polisi terkait peredaran narkotika.

"Tersangka Jaja memang banyak bermain sabu-sabu selaku pengedar. Kemudian terus didalami oleh anggota dan informasi yang didapatkan yang bersangkutan membawa beberapa kilo, dan terus kami ikuti sampai kemudian ketika mereka mengambil kendaraan di parkiran di sekitar Tangerang itu, diikuti ke rumahnya. Begitu sampai di rumahnya anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di dalam rumahnya," katanya.

Menurut Nana, barang bukti 8,82 sabu-sabu itu berasal dari Iran. Dia mengungkapkan, belakangan memang banyak sabu-sabu dari Iran yang coba diedarkan di Jakarta. "Jadi dari hasil keterangan tersangka, 8,82 kilogram itu berasal dari Iran. Ini akan terus kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara itu, penyidik menangkap dua tersangka berinisial MA dan R, termasuk menyita 3 kilogram sabu-sabu, di Jalan Raya Tapos, Kota Depok, Sabtu (27/6/2020) kemarin.

"Kami dapatkan barang bukti 3 kilogram, jadi semuanya berjumlah 11,82 kilogram (8,82 ditambah 3 kilogram). Kalau yang 3 kilogram berasal dari Aceh. Aceh biasanya merupakan daerah transit dari Malaysia. Jadi dari Malaysia, Aceh, baru Jakarta," sebutnya.

Keempat tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika. "Ancaman hukumannya pidana seumur hidup, paling sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com